Insiden Mobil Toyota Alpard di Solo Diberondong Delapan Tembakan, Penumpang di Nyatakan Selamat

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menunjukkan bekas tembakan yang mengenai mobil Toyota Alpard AD 8945 JP di Mapolresta Solo (dok/tim)

 

FOKUSLINTAS.com – Peristiwa penembakan terjadi di Kawasan kawasan Jalan Monginsidi, Banjarsari, Selasa (2/12) sekitar pukul 12.00 WIB. Sebuah mobil Toyota Alphard AD 8945 JP terkena tembakan di bagian depan dan sebelah kanan.

“Peristiwanya siang tadi, saat ini pelaku sudah diamankan aparat,” terang Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak saat ditemui, Rabu (2/12).

Peristiwa ini bermula saat korban berinisial I (72) warga Tegal Harjo, Jebres Surakarta bersama sang sopir K (42) mengendarai mobil tersebut dari rumah menuju Royal Surakarta Heritage Hotel di Jalan Slamet Riyadi. Pada saat melintas di depan Gereja Kepunton, korban tiba-tiba dihentikan oleh pelaku bersama istri dan menuju ke gudang sebuah rokok di Jalan Monginsidi, Gilingan, Banjarsari, Kecamatan Banjarsari.

“Pelaku ini akhirnya naik ke mobil bersama korban,” jelas Ade.

Sesampainya di lokasi pelaku turun dari mobil dan menyuruh sopir membantu mengangkat barang, namun korban tidak mau.

“Sopir ini tahu, kalau pelaku sudah membawa senpi (senjata api-red) dibagian depan celananya. Saat pelaku turun, dia menolak dan langsung tancap gas,” kata Ade.

Saat kabur itulah, pelaku langsung menembaki mobil sebanyak delapan kali tembakan dan mengenai samping kanan sebanyak 4 bekas tembakan, samping kiri 2 bekas tembakan, depan 1 bekas tembakan dan belakang 1 bekas tembakan.

“Padahal, didalam mobil tersebut juga masih ada istri pelaku bersama dengan korban. Namun, pelaku ini nekat menembaki mobil. Mobil kemudian dibawa si sopir ini ke Mako Brimob Den C untuk mengamankan diri,” katanya.

Usai peristiwa tersebut, korban melapor ke pihak berwajib hingga akhirnya pelaku berhasil ditelusuri dan dapat ditangkap kurang dari dua jam usai peristiwa penembakan terjadi.

“Alhamdulillah, pelaku saat ini berhasil diamankan dan saat ini masih kami dalami,” kata mantan Kapolres Karanganyar tersebut.* (Tim-Her)

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *