Pasien Covid-19 di Solo Meroket, Rudy Siapkan Technopark sebagai RS Darurat

Warga menjalani rapid test Covid-19 (dok/tim)

 

FOKUSLINTAS.com — Bertambahnya jumlah pasien Covid-19 dalam beberapa hari terakhir mulai berdampak pada penuhnya rumah sakit di Solo. Pemkot Solo mulai mengantisipasi membludaknya pasien dengan menyiapkan Solo Technopark sebagai tempat rumah sakit darurat.

“Kondisi sekarang rumah sakit daerah yang dikelola Pemkot Solo penuh merawat pasien Covid-19,” ujar Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, Kamis (3/12).

Rudi sapaan akrab Walikota Solo– mengatakan, terdapat dua rumah sakit yang dikelola Pemkot Solo, yakni RSUD Ngipang dan RSUD Bung Karno. Kedua rumah sakit tersebut tidak hanya merawat pasien rujukan Covid-19 dari Solo saja, tetapi juga daerah lainnya di eks Karesidenan Surakarta.

“Rumah sakit Solo pada penuh karena para pasien dari daerah lain dirujuk ke rumah sakit di Kota Solo,” kata dia.

Dengan kondisi tersebut, ia telah menyampaikan kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo agar Asrama Haji Donohudan di Boyolali bisa dimanfaatkan untuk rumah sakit darurat. Pasien Corona isolasi mandiri bisa dirawat di Asrama Haji Donohudan.

“Saya melihat penerapan isolasi mandiri di rumah tidak bisa berjalan efektif. Untuk memutus mata rantai Virus Corona, pasien positif Covid-19 supaya diisolasi dengan pengawasan petugas dalam satu lokasi,” papar dia.

Rudy menambahkan, pihaknya telah menyiapkan Solo Technopark sebagai RS darurat Covid-19 untuk merawat pasien Corona asal Solo. Persiapan telah dilakulan tinggal melakukan penyekatan kamar pasien.

“Untuk tenaga kesehatan di RS darurat Solo Technopark akan kita rekrut nanti. Anggaran APBD masih cukup,” tambahnya.*

(Tim-Memet)

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *