Pemberian Vaksin Tak Kunjung Jelas Waktunya, Pemkot Solo di Desak Adakan Rapid Test Antigen Secara Gratis

Foto: (dok/BRM Kusumo Putro SH MH)

 

FOKUSLINTAS.com– Terkait adanya kenaikan secara signifikan khususnya warga diwilayah Kota Solo yang terinfeksi covid-19 belakangan ini, membuat prihatin terhadap banyak pihak. Disisi lain baik dari kepanikan dan kekhawatiran oleh warga makin menjadi tak kala pemerintah tidak segera memberikan vaksin kepada warga masyarakat.

BRM Kusumo Putro mengungkapkan, untuk mencegah agar penyebaran covid-19 tidak menjadi bom waktu, diperlukan langkah yang benar-benar serius dan kongkrit dari pemerintah dan bukan menunggu waktu yang tidak jelas kapan vaksin akan segera diberikan kepada masyarakat Solo.

Tokoh muda yang akrab disapa Kusumo ini menambahkan, meminta agar Pemkot Kota menggandeng dengan berbagai pihak untuk segera mengadakan rapid test antigen secara gratis bagi masyarakat Solo.

Lanjutnya, pelaksanaan bisa dilakukan di berbagai tempat, seperti di perkantoran, rumah sakit, kantor kecamatan hingga di tingkat kelurahan dan tempat lainnya.

“Langkah ini segera dilakukan mengingat sudah banyak warga Solo pada berjatuhan karena positif corona. Diberitakan sebelumnya menyebutkan kenaikan penyebaran covid cukup mengejutkan yakni dalam waktu sehari saja terdapat 117 warga dinyatakan positif, 7 diantaranya meninggal dunia,” terang dia.

Dalam hal ini, setidaknya adanya rapid test antigen dapat mengetahui hasilnya apakah masyarakat tidak reaktif maupun reaktif. Jika hasil lab diketahui ada reaktif maka akan ditindaklanjuti dengan test swab untuk mengetahui negatif atau positif covid-19. Langkah pencegahan ini, lebih baik dilakukan dari pada mengobati.

Kusumo menambahkan, adapun mengenai pembiayaan rapid test antigen dapat meminta anggaran dari pemerintah pusat yang saat ini lagi mengucurkan dana yang cukup besar untuk penanganan covid-19. Sebab masyarakat yang sekarang kondisi ekonominya makin terpuruk, tentu sangat berat untuk mengikuti rapid test antigen dengan biaya sendiri. Apalagi masyarakat sekarang ini masih bingung harus kemana untuk menjalani rapid test antigen.

“Langkah ini sebagai pilot project bagi Pemkot Solo untuk memperjuangkan kesehatan dan keselamatan hidup orang banyak. Dan hal ini bisa menjadi project percontohan bagi daerah lain untuk melakukan langkah serupa agar masyarakat terhindar dari kematian,” tandasnya.*(Sh/Sam)

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *