Kasus Korupsi PD BKK Eromoko Wonogiri Jilid II Segera Dilimpahkan ke PN Tipikor

Tersangka korupsi PD BKK Eromoko jilid II, WD(49) rompi orange, saat penyerahan berkas perkara tahap dua kepada JPU Kejari Wonogiri (dok: tim/Kejari Wonogiri)

 

FOKUSLINTAS.com — Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri melakukan penyerahan berkas perkara tahap dua (tersangka dan barang bukti) kasus korupsi PD BKK Eromoko kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Wonogiri, Selasa (12/1). Selanjutnya, berkas perkara itu akan segera dilimpahkan ke PN Tipikor, Semarang.

“Tersangka dalam kasus ini adalah WD (49) warga Kecamatan Wonogiri. Dia diduga telah melakukan penyalahgunaan dana kas PD BKK Eromoko (PT BKK Jateng) sebanyak Rp 470 juta,” ungkap Kepala Kejari Wonogiri melalui Kasie Pidana Khusus (Pidsus) Ismu Armanda Suryono kepada wartawan di Wonogiri.

Dijelaskan, penyerahan tersangka dan barang bukti dugaan tindakan korupsi di tubuh PD BKK Eromoko tahun 2010 sampai dengan 2011 dilakukan tim penyidik kepada JPU Kejari Wonogiri sekitar pukul 09.30 WIB.

Adapun tersangka dalam kasus ini adalah WD (49) warga Kecamatan Wonogiri. Dia diduga telah melakukan penyalahgunaan dana kas bank plat merah di Wonogiri.

Menurut Kasie Pidsus Kejari Wonogiri, dalam penyerahan tahap dua tersebut, WD didampingi penasehat hukumnya.

“Setelah menerima tahap dua ini, JPU melakukan penahanan selama 20 hari kedepan. Terhitung dari tanggal 12 Januari 2021 sampai dengan tanggal 31 Januari 2021,” bebernya.

Ismu mengatakan, dalam waktu dekat, pihaknya akan segera melimpahkan perkara korupsi tersebut ke PN Tipikor Semarang, tentunya setelah proses administrasi selesai. Adapun pasal yg dikenakan pada tersangka adalah Pasal 2 ayat (1), pasal 3, atau pasal 8 Jo Pasal 18 UU No 31 tahun 1999 yg telah diperbaharui dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Saat ini kami tengah menyempurnakan berkas dakwaan. Kemudian akan dilakukan pula ekspose gelar perkara. Lalu setelah itu, akan kita limpahkan ke PN Tipikor Semarang,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kejari Wonogiri telah melakukan penahanan terhadap tersangka korupsi ratusan jutaan rupiah di PD BKK Eromoko (PT BKK Jawa Tengah). Tersangka kasus korupsi itu adalah mantan karyawan yaitu WD, warga Kecamatan Wonogiri.

Kasus tersebut dapat terungkap setelah adanya laporan dari masyarakat terkait dengan dugaan penyalahgunaan keuangan pada 2010-2011 di PD BKK Eromoko (PT BKK Jawa Tengah). Tersangka WD sendiri telah dipecat perusahaan itu pada 2018 silam setelah bekerja sekitar 10 tahun di sana. Kemudian pada Oktober lalu, dia ditetapkan tersangka dalam kasus korupsi di tubuh bank plat merah itu.

Modus yang dilakukan tersangka adalah, sewaktu WD menjabat sebagai Kasubid Kas sering mengulur waktu dalam cash opname atau pemeriksaan fisik uang kas tunai antara saldo di catatan akuntansi dengan uang kas yang disimpan.

Dari laporan yang dibuat oleh WD, tidak terlihat adanya kesalahan jumlah uang. Namun, saat cash opname ditindaklanjuti oleh direktur, terbongkar bahwa uang kas yang seharusnya berjumlah Rp 494.518.600 hanya tersisa Rp 24.518.600. Nah, dari situlah, dicurigai terjadi penyelewengan.* (Tim/Her)

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *