Mustika Rantai Babi, Benda Mistik di Percaya Bisa Meningkatkan Kesaktian Pemiliknya

Mustika rantai babi. Foto: dok/ist

 

FOKUSLINTAS.com – Negara Indonesia sangat kaya dengan cerita mistis. Setiap daerah punya jenis hantu dan makhluk gaib masing-masing yang sudah merupakan kepercayaan dari nenek moyang mereka zaman dahulu.

Tak hanya itu, orang-orang Indonesia masih memburu berbagai macam jenis jimat untuk kemudian dijadikan sarana memperkuat ilmu hitam, kebal, dan lain-lain.

Salah satu jimat yang akan dibahas kali ini adalah Mustika Rantai Babi. Sudahkah pernah dengar nama jimat ini? Pastinya belum banyak mendengar karena jimat ini jarang sekali dimiliki.

Seperti yang sudah dijelaskan, mustika rantai babi ini adalah jimat yang sangat sulit didapatkan. Mustika rantai babi ini adalah benda pusaka yang langka, untuk mendapatkannya maka harus berburu babi langsung. Perburuan ini sendiri banyak terjadi di Tapanuli, Sumatera Utara (Sumut).

Lantas dari manakah rantai tersebut berasal? Rantai babi ini masuk ke dalam barang istimewa karena benda tersebut adalah milik Orang Halimun yang menyerahkannya ke babi hutan untuk dijaga agar tidak jatuh ke tangan manusia. Orang Halimun adalah makhluk gaib yang dipercaya berbadan pendek dan memiliki kesaktian.

Mustika rantai babi ini berbentuk melingkar seperti gelang. Pada lingkarannya terdapat titik-titik hitam yang disebut sebagai rantai babi. Sedangkan sekelilingnya adalah bulu binatang yang umumnya berwarna hitam. Jika dilihat secara sekilas, bentuk rantai babi ini sangat mirip dengan tempat gotri yang ada pada rantai sepeda, hanya ukurannya saja lebih kecil.

Nah, babi yang diserahkan rantai ini oleh Orang Halimun akan menjelma menjadi makhluk siluman. Konon, ia bisa menghilang, berubah bentuk mirip manusia, dan tentunya ia akan menjaga mustika yang telah dititipkan kepada mereka tersebut.

Mengapa mustika rantai babi sangat diburu, meskipun orang tau bahwa mendapatkannya sangat susah? Tak lain karena manfaatnya, Sahabat. Rantai babi ini bisa membuat seseorang berkarisma sehingga tidak ditentang dan dikhianati bawahannya (jika ia pemimpin), pagar gaib (mengelabuhi penglihatan), serta membuat seseorang kebal senjata hanya dengan disapukan air rendaman rantai babi.

Sayangnya, perjuangan untuk mendapatkan mustika tersebutlah yang amat sangat susah. Orang Halimun yang mendapat gelar ‘Raja Diraja’ merupakan pemilik sah rantai babi akan mengejar dan merebut rantai tersebut. Sehingga orang yang punya kesaktian dan ilmu tinggi pun akan kesusahan mendapatkan mustika ini.

Diklaim memiliki kekuatan supranatural yang sangat kuat, rantai babi ternyata harus diperkuat lagi dengan ajian. Ajian ini konon katanya khas Suku Dayak yang berada di Kalimantan. Enggak heran, jika banyak orang yang rela membayar miliaran rupiah demi mendapatkan ajian ini.

Sayang, menurut Eyang Panji, sesepuh Keraton Surakarta yang pernah tinggal di Kalimantan, belajar ajian rantai babi akan sia-sia, karena ilmu tersebut tak bisa dibawa keluar dari tanah Kalimantan. Sehingga ajian hanya berfungsi saat seseorang berada di bumi Kalimantan saja.

Terakhir, walaupun punya banyak kesaktian dan kekuatan luar biasa yang ditawarkan, pemilik ilmu mustika rante babi ini tetap punya kelemahan. Orang yang memiliki ilmu ini bisa saja menderita penyakit gatal-gatal, emosional (temperamental), dan tidak bisa dibawa menyeberang lautan–atau keluar dari tanah Kalimantan.*(Bmb/Awi)

 

 

Editor: Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *