Ketika Kita Salah Apakah Orang Lain Benar, Baiknya Mari Berkarya Nyata

FOKUS LINTAS – OPINI – Ketika kita menghadapi suatu masalah terkadang kita drop dengan perkataan orang-orang di sekitar kita yang seakan memojokkan kita karena masalah yang kita hadapi yang seakan-akan mereka tidak pernah mengalami masalah hanya karena harapan kita saja yang jauh dari kenyataan maka kita di anggap salah.

Hemat saya dalam setiap hal yang di lakukan seseorang pasti dia punya alasan untuk melakukannya dan pasti dia punya keyakinan bahwa itulah hal yang harus dilakukannya ( manusia yang normal).

Menurut saya juga benar dan salah adalah hanya milik sang pencipta alam semesta. Tetapi dalam hidup kita kadang kita mendengar orang berkata  “wah kamu tuh salah kamu harusnya begini, kamu harusnya begitu”  jadi pertanyaannya adalah…???

“Apakah dasar kebenaran dan kesalahan menurut pandangan manusia di luar ajaran agama?”

“Apakah kesalahan dan kebenaran hanya berdasarkan aturan atau hukum yang di buat oleh manusia, namun mengapa semua aturan atau hukum yang di buat suatu daaerah berbeda –beda satu dengan yang lain.”

“Apakah karena setiap pandangan hidup setiap manusia berbeda?”            

Seandainya standar benar dan salah itu semua manusia mempunyai persepsi yang sama maka semua tujuan hidup dan prilaku manusia akan selalu berjalan sesuai keinginan semua manusia.

Namun kenyataannya manusia hanyalah makhluk ciptaan yang jauh dari kesempurnaan karena kesempurnaan hanyalah milik sang pencipta alam semesta.            

Ketika kita bicara mengenai benar atau salah berdasarkan pandangan manusiawi saja, maka kebenaran hanyalah milik mereka yang berkuasa, kebenaran duniawi ini hanya di milik miliki penguasa karena mereka yang membuat aturan untuk di patuhi oleh bawahan dan bila perilaku bawahan tidak sesuai dengan keinginan atasan maka bawahan akan selalu di persalahkan walaupun bawahan menghasilkan sesuatu yang lebih baik dan prosesnya cepat.            

Ketika kita bekerja di sebuah instansi maka kita di haruskan untuk mengikuti semua aturan pimpinan atau atasan suka atau tidak suka. Apabila terjadi suatu masalah di dalam Instansi maka pimpinan terkadang tidak menerima kenyataan tersebut sehingga  yang di persalahkan tetaplah bawahan.

Namun yang menjadi pertanyaan dari uraian di atas adalah “Apakah ketika menurut pemimpin salah itu salah menurut karyawan/ bawahan dan sebaliknya.”

“Apakah ketika kita salah orang yang menganggap kita salah itu benar?”           

Kesalahan dan kebenaran menurut saya hanyalah perbedaan  persepsi saja. Orang dapat berkata anda benar jika sesuai dengan keinginan dan persepsinya  dan begitu sebaliknya.

Terkadang kita sebagai manusia lebih mudah mengkritik orang lain namun kita tidak sadar akan diri kita sendiri, kita tidak sadar seandainya kita di posisi dia apakah kita mampu berbuat seperti yang di lakukannya atau bahkan kita lebih buruk darinya. Bahkan yang lebih parah lagi kalau kita hanya mengkritik perbuatan orang lain tanpa kita memberikan saran yang menurut kita terbaik untuk di lakukannya.

Daripada tuch asyik ngalor ngidul bahas hal tak penting, sana sini mengkuliti apalagi hobby cari borok orang lain. Hemat kita sebagai orang yang beradab mari tunjukkan saja nyata untuk berkarya dan menciptakan sesuai basic masing-masing.

SALAM REDAKSI

MEDIA FOKUS LINTAS

AWI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *