Sosok Media dan Jurnalis dengan Jiwa Loyalitas

FOKUS LINTAS – OPINI — Anda adalah seorang Media/Jurnalis/Wartawan di sebuah instansi/lembaga/Organisasi? Atau orang di sekitar Anda yang menjadi Media? Ya, tulisan ini seputar Media yang Loyalitas.

Pasti Anda tahu betul bahwa salah satu kewajiban Media adalah menunaikan tugasnya sampai tuntas dan Loyalitas. Jika kewajiban ini tak dikerjakan, apakah pantas mendapatkan predikat tersebut? Atau bahkan minta status Wartawan di Media?

Ada beberapa orang Media teladan yang patut kita contoh. Setelah dia mengerjakan kewajibannya, lantas dia tak langsung berpuas diri. Dalam dirinya seperti ada yang kurang jika tak melakukan sesuatu. Ini berdasarkan fenomena yang saya temukan di lingkungan sekitar. 

Saya merasa takjub dan kagum pada mereka. Jadi, disini saya akan berbagi pandangan saja. Bukan menjelaskan dan jangan dijadikan patokan ya. Karena saya hanya berbagi saja.

Menurut saya, loyalitas merupakan suatu hal yang dikerjakan di luar kewajibannya. Dia mengerjakan bukan karena suruhan dari atasan atau paksaan dari pihak manapun. Melainkan hanya ingin melakukannya dengan ikhlas dan tanpa mengharapkan pujian ataupun imbalan, bahkan bisa disebut privasi atau universal.

Contoh nyata yang saya temukan adalah seorang petugas busway (yang tugasnya menagih uang busway) itu turun ke jalan untuk mengatur lalu lintas. Meskipun sudah ada polisi yang bertugas disana. Tujuannya melakukan hal tersebut bisa merangkap 3 sekaligus. Selain agar busway bisa jalan, masyarakat dan polisi pun terbantu.

Mereka yang memiliki loyalitas tersebut patut diacungi jempol. Saya rasa jumlahnya pun tak banyak. Bersenang hatilah wahai instansi/lembaga perusahaan jika mempunyai Orang Media yang loyalitas dalam bekerja serta berbagi.

Manusia langka tuh. Jangan sampai lolos. Haha. Saya percaya dan sangat yakin sekali dengan kata “Di dunia ini masih ada orang baik“.  Salah satunya ya termasuk si sosok loyalitas itu.

Apa motivasinya melakukan hal demikian? Padahal ada kemungkinan besar tak mendapat upah imbalan atau nilai tambahan, juga pujian dari manusia. Mungkin saja dia sangat percaya bahwa Allah tidak pernah tidur. Allah Maha Melihat dan Maha Mendengar. Setiap kebaikan akan dibalas kebaikan pula. Kebaikan itu akan kembali pada si pelakunya.

Apakah loyalitas itu penting? Mungkin jika dilihat dari sudut pandang Instansi/Organisasi/Perusahaan PENTING. Biasanya Orang yang seperti ini kinerjanya bagus. Jika melakukan kesalahan, dia akan segera memperbaiki. 

Menurut saya, akan terlihat mana orang yang berbuat tulus dan mana orang yang hanya ingin mendapatkan pujian atau imbalan bahjan mengungkit dibelakang kelak. Terlihat mana Orang yang memiliki loyalitas, dan mana yang tidak. 

Sedangkan dari sudut Orang bahkan penyandang Media, loyalitas itu tak terlalu penting. Hal penting bagi Orang itu adalah bisa bekerja dan koneksi. Hehe. Beda halnya, jika Orang betah dan tak ingin pindah dari Instansi/Organisasi/Perusahaan.

Semoga saya dan semua rekan Media bisa bekerja dengan sepenuh hati. Tanamkan rasa tanggung jawab dalam semua tugas yang diberikan. Niatkan bekerja karena ibadah, insyaAllah dapat pahala dan rejeki sudah ada yang atur. Buang sifat iri dan dengki, bersainglah yang sehat serta kinerja yang profesional.

SALAM REDAKSI

MEDIA FOKUS LINTAS

YULIANTO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *