Bawaslu : Reses DPRD Jangan Sampai Ada Kampanye

FOKUSLINTAS.com, POLITIK— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo akan memelototi penyelenggaraan reses yang dilakukan anggota DPRD Kota Solo. Rencananya, masa reses yang dilakukan oleh “wakil rakyat” ini akan berlangsung mulai tanggal 29 – 31 Maret 2019 mendatang.

“Tentunya, kami akan berkoordinasi jangan sampai kegiatan reses yang dilakukan oleh anggota dewan justru berubah menjadi kampanye,” terang Komisioner Bawaslu Kota Solo, Arif Nuryanto kepada awak media, Senin (11/3) siang.

Mengantisipasi hal itu, kata Arif, telah diadakan audiensi dengan anggota DPRD maupun Sekretaris Dewan (Sekwan) Pemkot Solo. Agar tidak terjadi pelanggaran saat penyelenggaraan reses.

“Tadi sudah dilakukan pembicaraan langsung dengan anggota DPRD perwakilan dari masing-masing fraksi di dewan. Termasuk dengan Sekwan yang akan memfasilitasi penyelenggaraan reses tersebut,” ungkapnya.

Dalam audiensi tersebut, Arif mengaku ada tiga kesepakatan yang dipatuhi bersama. Diantaranya, pihak DPRD akan membuat backdrop khusus saat anggota Dewan melakukan kegiatan reses mengunjungi konstituen mereka. Lalu, jika anggota dewan enggan menggunakan backdrop khusus yang disediakan oleh pihak DPRD diperkenankan asalkan tidak mencantumkan nomor dan logo partai. Terakhir, tidak diperbolehkan melakukan kampanye saat kegiatan reses tersebut digelar.

“Dari audiensi kami, akhirnya tercipta tiga kesepakatan tersebut. Dan, mereka anggota dewan akhirnya menyetujui,” kata Arif Nuryanto yang membidangi Divisi Sengketa.

Pihaknya berharap, masa reses yang digunakan oleh wakil rakyat tersebut benar-benar mampu menyerap aspirasi masyarakat. Bukan, sebaliknya malah digunakan untuk keuntungan pribadi maupun kelompok.

“Kami akan awasi saat penyelenggaraan nanti. Jangan sampai, terjadi pelanggaran saat dilakukan kegiatan tersebut,” tegasnya.(Tim)

Editor : Awi

Kontributor : Fokus Lintas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post