Siaga di TPS Klaten, 1500 Tim Gabungan di Kerahkan

FOKUSLINTAS.com, KLATEN —Sebanyak 1.568 personel gabungan TNI dan Polri disiapkan untuk pengamanan pesta demokrasi Pemilu pada 17 April 2019. Ribuan personel itu bakal tersebar di 4.400 tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Klaten mulai Senin – Jumat (15-19/04) mendatang.

Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi mengatakan mekanisme kesiapsiagan personel terbagi dalam enam rayon yang ada di 26 kecamatan. Nantinya setiap rayon dijaga personel yang bertugas sebagai pasukan pengurai masa dan pasukan intensitas tinggi.

“Mulai siaga di TPS per hari ini. Meskipun ini masa tenang, tapi kita harus terlebih dahulu melihat kondisi sekitar TPS. Jangan sampai anggota yang bersiaga tidak mengetahui titik- titiknya,” urai dia, Senin (15/04/2019).

Lebih lanjut disampaikan, tugas utama dari personel gabungan adalah menjaga kondusifitas sesaat dan sesudah pencoblosan. Seluruh personel juga diwajibkan meningkatkan kewaspadaan dan meyakinkan kepada masyarakat agar merasa aman saat menyalurkan hak suaranya. 

Disisi lain, pihaknya meminta kepada masyarakat agar tidak menelan langsung informasi yang beredar di media sosial hingga mempengaruhi hak suaranya. Polisi memastikan bakal menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang mengganggu jalannya pesta demokrasi.

“Jangan percaya informasi di medsos yang menggangu keyakinan pemilih untuk datang ke TPS. Apabila ada upaya dan gerakan yang menghalangi masyarakat untuk memberikan hak suaranya, kita yang akan menghadapi,” imbuh dia.

Menurutnya, menjamin keamanan masyarakat pada saat Pemilu merupakan hal yang wajib. Sebab masyarakat memiliki hak dan tahta tertinggi untuk menentukan pemimpin dan wakilnya mendatang. Sehingga ia bersama aparat keamanan lain perlu mensukseskan Pemilu.

“Dengan kita mensukseskan keamanan Pemilu, maka akan menjadikan Pemilu yang bermartabat. Sehingga menghasilkan pemimpin yang baik,” pungkasnya. (Srt-Hms)

Editor : Admin

Kontributor : Tim FL