Anggota KPPS Bayat Klaten Meninggal Dunia

FOKUSLINTAS.com, KLATEN-Seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Suratno (58) dikabarkan meninggal dunia pada, Rabu (24/04/2019). Ia diduga kelelahan saat bertugas dalam mengawal jalannya Pemilu 2019 lalu.

Suratno merupakan anggota KPPS yang bertugas di TPS 02 Desa Jarum, Kecamatan Bayat. Peristiwa itu bermula saat Suratno sedang menjalankan tugasnya di TPS saat penghitungan suara pada 17 April 2019, ditengah bertugas diduga ia kelelahan hingga kakinya tersandung pintu.

Akibat kejadian itu, Suratno lantas terjatuh dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Setelah menjalani perawatan ia diperbolehkan kembali pulang, namun selang beberapa setelah itu ia kembali dilarikan ke rumah sakit lantaran kakinya kembali merasa sakit.

“Dibawa ke RSUD Bagas Waras Klaten, namun meninggal dunia. Informasinya awalnya kelelahan, tapi korban juga memiliki riwayat gula tinggi. Jadi kemungkinan saat itu gulanya sedang tinggi,” ujar Camat Bayat, Edy Purnomo, melansir sorot Rabu sore.

Lebih lanjut Edy mengaku dari keterangan petugas lainnya, Suratno masih terlihat sehat saat pelaksanaan pencoblosan. Hanya saja, ia menduga tugas KPPS yang cukup berat dalam mengawal Pemilu membuat kondisi kesehatannya turun. Terlebih lagi harus mengawal dari awal sampai akhir.

Hingga kini, pihaknya sudah berkoordinsi dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bayat, nantinya dari PPK diteruskan ke KPU Kabupaten Klaten. Sebab, sampai saat ini pemerintah kecamatan maupun PPK masih belum tahu secara jelas kronologi kejadian hingga membuat Suratno meninggal dunia.

“Ini sudah saya koordinasikan, karena juga banyak yang belum tahu kronologinya. Yang jelas kemungkinan kelelahan saat bertugas di TPS, kan itu dari pagi sampai malam,” kata dia.

Dirinya menyatakan, dalam proses pemungutan suara diakui banyak anggota KPPS yang mengaku kelelahan. Namun, hal itu masih sebatas wajar lantaran pekerjaan yang banyak. Sehingga, ia berharap hal ini bisa berjalan aman dan seluruh anggota penyelenggara pemilu diberi kesehatan.

“Kalau yang capek ya ada banyak, tapi masih wajar. Tidak sampai yang parah, untuk kerjadian di Bayat ya hanya satu itu. Semoga yang lain tetap diberi kekuatan,” pungkasnya.(*)

Editor : Admin

Kontributor : Memet

Related Post