Menilik ‘People Power’, Penganut Teori Bumi Datar Tentang Kesadaran Rakyat

FOKUSLINTAS.com, SERBA SERBI – Bakal jadi kekuatan terbesar umat manusia di sepanjang sejarah peradaban modern. Dalam artian umum, People Power mempunyai makna sebagai kekuatan masyarakat.

Di mana penempatannya adalah sebagai perwujudan bentuk melawan segala ketidakadilan.

Para penganut bumi datar meyakini, ada segelintir elite global yang berusaha mencuci otak dan merampas hak-hak rakyat kecil yang notabene sangat awam dan tidak menyadari hal tersebut.

Gerakan people power pada penganut teori bumi datar [sumber gambar]

Sejatinya, gerakan people power merupakan sebuah bentuk sebuah kesadaran dari masyarakat. Mereka berusaha melawan dan melakukan protes terhadap bentuk kezaliman dan kesewenangan para penguasa.

Caranya pun beragam. Mulai dari menyanggah fakta yang selama ini beredar di masyarakat, melawan arus ilmu pengetahuan, mengungkap bobroknya sistem keuangan yang ada dan banyak lainnya.

Sistem korup yang menghancurkan sendi-sendi masyarakat [sumber gambar]

Filipina merupakan salah satu negara yang mencetuskan aksi people power ini. Gerakan tersebut digalang secara masif guna membendung sekaligus melawan dominasi pemimpin mereka, Ferdinand Marcos.

Ia digoyang oleh rakyatnya sendiri lantaran ketidakadilan dalam memerintah serta terindikasi melakukan korupsi serta pelanggaran HAM. Mirip dengan gerakan reformasi 1998 di Indonesia.

Salah satu bentuk people power di Indonesia [sumber gambar]

Itulah sebagian kecil dari bentuk people power. Para pendukung teori bumi datar percaya, ada hal buruk yang sengaja disimpan rapat-rapat oleh penguasa.

Mereka kerap melakukan propaganda terselubung dan memproklamirkan diri sebagai penyelamat rakyat. Nyatanya, mereka banyak memeras lewat beragam cara secara halus tanpa disadari oleh masyarakatnya sendiri.

Menipu masyrakat secara halus [sumber gambar]

Jumlah mereka yang sering disebut sebagai elite global memang sedikit. Namun memiliki kekuasaan yang jauh lebih besar terhadap rakyat dibandingkan dengan undang-undang yang dibuat.

Bisa dibayangkan, dengan kekuasaan yang sedemikian besar, mereka bisa saja menciptakan suatu kekacauan di sebuah tempat yang mereka kehendaki. Bisa dalam bentuk kebangkrutan secara ekonomi, peperangan, wabah penyakit serta mencekoki generasi mudanya dengan hal yang mengarah kepada proses dekadensi moral.

Proses mengikis habis moral kaum muda lewat LGBT [sumber gambar]

Sudah bisa ditebak, mereka nantinya akan datang dan mengaku-ngaku sebagai pahlawan berhati malaikat yang seolah memberikan jalan keluar.

Padahal, skenario jahat telah menanti untuk menyedot habis korban yang telah terpedaya. Lembaga moneter, kesehatan dan keuangan, menjadi proxy pelindung yang aman untuk memuluskan rencana busuknya. Ya, kira-kira seperti inilah kelakuan para elite menurut mereka para pendukung teori bumi datar.

Dari tanda tangan inilah utang indonesia semakin menumpuk [sumber gambar]

Contoh dari apa yang disinggung pada ulasan di atas menurut sebagian orang benar terjadi di Indonesia. Hal ini adalah ketika IMF memberikan kucuran hutangnya untuk memulihkan krisis ekonomi yang memporak-porandakan Indonesia.

Seperti yang kita tahu, carut marut finansial yang terjadi di tanah air, merupakan ulah dari spekulan investasi, George Soros yang dianggap merupakan kawanan elite global. Indonesia pun akhirnya masuk ke dalam perangkap hutang yang jumlahnya luar biasa besar.

Bangkrut gara-gara oknum yang tidak bertanggung jawab [sumber gambar]

Bagaimana cara menghentikannya? Tak lain dan bukan adalah dengan kekuatan kesadaran masyarakatnya alias people power. Semakin kritis sebuah pemikiran dari suatu komunitas, maka akan sangat besar peluangnya untuk menang.

Secara perlahan, segala bentuk kesenangan semu dan sistem busuk yang diterapkan pada masyarakat, akan sirna seiring dengan berjalannya waktu.

Tentu tak banyak yang setuju dengan hal-hal semacam ini, atau bahkan menganggap people power hanyalah bualan semata.

( Tim FL )

Editor : Awi

Dari Berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post