Bupati: Bentrok 2 Kubu Persilatan Memalukan dan Mencoreng Nilai Budi Luhur

FOKUSLINTAS.com, WONOGIRI — Terjadinya bentrok antar perguruan beladiri di Wonogiri menyebabkan keprihatinan. Bahkan, apa yang terjadi kala itu dianggap sebagai peristiwa yang memalukan dan mencoreng nilai luhur pencak silat.

“Atas emosional sesaat yang membabi buta dengan adanya Kasat Reskrim AKP Aditia kena amukan massa, sehingga kita semua telah menciderai olahraga kita, menciderai segalanya,” ujar Bupati Wonogiri Joko Sutopo saat membuka forum Silaturahmi Forkompinda, Toga dan Tomas dan jajaran Polres Wonogiri di Brumbung, Selogiri, Wonogiri, pekan lalu.

Bupati mengajak agar kalangan pendekar merenungi atas apa yang dialami AKP Aditia Mulya Ramdani. Karena pengamanan bentrok Rabu (8/5) malam dirinya justru jadi korban amuk massa. Dimana ia memiliki tiga buah hati dan sekarang dirinya dalam kondisi masih terbaring tak berdaya di rumah sakit.

“Apa yang kita peroleh dalam kondisi ini? apakah itu organisasi yang baik?. Seharusnya kita itu mengeroyok kemiskinan yang ada di Wonogiri ini,” jelasnya.

Bupati Joko Sutopo menyebut, kejadian pada Rabu malam itu, sangatlah mencoreng nilai luhur pencak silat. Dia mengajak kalangan pendekar dengan momen ramadan untuk merenungkan apa yang baik untuk menentukan langkah.

Dia mencontohkan, berapa jumlah pemuda yang sudah diproses gara-gara perbuatannya melawan hukum baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dengan demikian menurut Bupati sebagai tindakan yang mematikan sebuah organisasi dan mematikan generasi muda.

“Saya mohon, seharusnya hari ini kita sudah berkompetisi generasi milenial. Rekonsiliasi tidak hanya penandatanganan sikap tetapi diserasikan dengan kelakuan kita dan semoga ini menjadi pemantik sensitifitas kita. Soal dampak kerugian aman ada evaluasi bagi kita,” ujarnya.

Ditambahkan, bahwa semua pihak agar dapat menurunkan tensinya. Selain itu, pihaknya juga mengajak agar semuanya mendukung proses hukum dan insiden tersebut dapat dijadikan sebuah edukasi.

Dari informasi, pada sesi penutup, seluruh peserta Forum Silaturahmi dan Buka Bersama antara Forkompinda, Toga, Tomas dan jajaran Polres Wonogiri juga dilakukan pembacaan Komitmen Bersama yang dibacakan oleh Ketua IPSI Wonogiri, Ketua KONI Wonogiri yang diikuti perwakilan dari masing- masing perguruan silat dan beladiri di Wonogiri.

Berikut isi Komitmen Bersama:

KOMITMEN BERSAMA ANTAR PERGURUAN SENI BELA DIRI DAN SILAT Di WILAYAH KABUPATEN WONOGIRI

1. MENJALIN TALI SILAHTURAHMI ANTAR PERGURUAN PENCAK SILAT / BELADIRI.

2. BERSAMA SAMA MENJAGA SUASANA KONDUSIF ANTARA PERGURUAN PENCAK SILAT / BELADIRI YANG SATU DENGAN YANG LAIN DI WILAYAH MASING-MASING.

3. MASING-MASING ORGANISASI PERGURUAN PENCAK SILAT / BELADIRI DIHARAPKAN MENGINGATKAN ANGGOTANYA PADA SETIAP EVENT / KEGIATAN HIBURAN MAUPUN KEGIATAN MASYARAKAT YANG LAINNYA AGAR IKUT MENJAGA KAMTIBMAS.

4. SALING MENGHORMATI ANTAR SESAMA PERGURUAN PENCAK SILAT DAN SENI BELA DIRI DI KABUPATEN WONOGIRI

5. MENCEGAH DAN MEREDAM BERKEMBANGNYA HATE SPECH / UJARAN KEBENCIAN MELALUI MEDSOS ANTAR PERGURUAN PENCAK SILAT / BELADIRI KARENA DAPAT MEMECAH BELAH PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA.

6. DILARANG MEMPROVOKASI ANTAR PERGURUAN PERGURUAN PENCAK SILAT / BELADIRI AGAR TIDAK MUDAH TERPANCING TERKAIT DENGAN HOAX ( BERITA BOHONG ) DAN PROPAGANDA.

7. BERPERAN AKTIF DALAM MEMBANTU MENCIPTAKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG AMAN, NYAMAN DAN KONDUSIF DI WILAYAH KABUPATEN WONOGIRI.

8. AGAR DAPAT MEMBEDAKAN ANTARA KEPENTINGAN PRIBADI DENGAN KEPENTINGAN ORGANISASI

9. APABILA TERJADI PERBUATAN MELAWAN HUKUM AKAN DILAKUKAN PENEGAKAN HUKUM SESUAI DENGAN UNDANG-UNDANG YANG BERLAKU.

10. SETIAP KETUA ORGANISASI PENCAK SILAT/ BELADIRI PADA SETIAP TINGKATAN HARUS DAN WAJIB BERTANGGUNG JAWAB DARI SETIAP KEJADIAN/ PERMASALAHAN DIWILAYAH WONOGIRI YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTANYA.

DEMIKIAN KOMITMEN BERSAMA DARI PERGURUAN SILAT KABUPATEN WONOGIRI SEMOGA DAPAT MEMBANGKITKAN SEMANGAT PERSATUAN DAN KESATUAN SESARENGAN MEWUJUDKAN TERCIPTANYA SITUASI AMAN, NYAMAN DAN KONDUSIF. (Tim-FL)

Editor : Awi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *