Kasus Dugaan Penggelembungan Suara di Solo, Sidang Mulai di Gelar

FOKUSLINTAS.com, SOLO — Pelapor kasus dugaan pengelembungan suara pada Pileg 2019, Wawanto mengaku puas dengan hasil putusan sidang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solo. Ia pun optimistis bisa memenangi sidang sengketa pemilu ini.

“Apa yang telah saya dilaporkan ini memang sesuai kenyataan. Saya sebagai pelapor jalas sangat dirugikan,” ujar Wawanto, pekan lalu.

Ia menegaskan indikasi temuan pergeseran suara partai kepada caleg tertentu setelah terjadi dalam diinput oleh KPU Solo. Dampaknya, posisi perolehan suara caleg miliknya jadi melorot.

“Harusnya saya diposisi lima ikut lolos di DPRD Solo periode 2019-2024. Ini kok saya jadi posisi enam di tingkat partai,” kata dia.

Menurut dia celeg yang dilaporkan masih satu partai yakni PDI-P, di mana dia menemukan data ketidaksesuaian C1 dan DAA1 di 39 TPS dari 99 TPS yang ada di Dapil Surakarta 4.

“Saya cek rekap C1 milik caleg yang lolos itu dapat 227 suara, tapi di DAA1 menjadi 822 suara, harusnya kan antara C1 dan DAA1 sama,” kaya dia. (Tim-Awi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post