Marak Maling di Klaten, Kotak Amal pun di Embat

FOKUSLINTAS.com, KRIMINAL – Kotak infak di Masjid Jami At-Ta’awun tepatnya Desa Ngupit, Kecamatan Ngawen dibobol maling, Kamis (23/05) dini hari. Aksi pelaku yang merupakan seorang laki-laki dan diperkirakan berjumlah satu orang itu sempat terekam kamera CCTV yang terpasang di sekitaran masjid.

Salah seorang pengurus masjid, Nur Salim (55) mengatakan aksi pencurian itu pertama kali diketahui pada Kamis malam oleh jamaah masjid usai melaksanakan Shalad Tarawih. Waktu itu ia berniat menyisihkan uangnya untuk dimasukkan kotak infak, hanya saja kotak infak yang berada di dekat pintu tidak ada.

Mendapati hal itu, seorang jamaah lantas memberitahukan kepada Nur Salim dan jamaah masjid lainnya. Nahas, saat diperiksa ternyata dua kotak infak yang berada di dalam masjid tepatnya di samping pintu masuk sudah hilang. Mereka lantas bergegas memeriksa ruang pemantau kamera CCTV yang terpasang.

Kami langsung cek, dan ternyata benar ada seorang pria yang masuk ke dalam masjid. Ia masuk melawati jendela dan mengambil kotak infak, setelah itu dibawa keluar melalui pintu samping. Kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB,” kata Nur Halim saat ditemui, Jumat (24/05/2019).

Setelah itu, lanjut Nur Halim, sejumlah warga akhirnya berinisiatif untuk berkeliling di sekitaran masjid. Hasilnya, mereka menemuka dua kotak infak masjid yang hilang akibat dicuri, kedua kotak itu tergeletak di sawah tak jauh dari masjid dalam kondisi sudah rusak. Sementara uang yang ada di dalam juga raib. 

Kedua kotak infak itu kemudian dibawa ke masjid sebagai barang bukti. Dari hasil pendataan sementara, keduanya total berisi uang sekitar Rp 1 juta. Pihak takmir masjid lantas memutuskan untuk melapor kepada polisi lantaran kasus serupa sudah terjadi sebanyak tiga kali dalam kurang waktu kurang dari lima tahun.

Kenapa kita pasang CCTV? Karena dulu juga pernah ada kasus pencurian di masjid sini, tapi ternyata ini masih terjadi. Oleh sebab itu kita melaporkan kepada polisi, apalagi juga ada barang bukti rekaman video CCTV,” kata dia.

Lebih lanjut disampaikan, adapun ciri-ciri pelaku yakni berperawakan sedang. Ia memakai jaket warna hitam bercorak biru dan mengenakan celana panjang jeans warna biru. Pelaku diduga sudah hafal kondisi masjid, sebab saban malam hari masjid selalu dalam keadaan terkunci. Termasuk gerbang utama juga terkunci.

Semoga pelaku bisa segera ditemukan, karena ini sudah banyak terjadi kasus pencurian di bulan puasa. Apalagi di masjid sini sudah tiga kali ini terjadi pencurian, sehingga akann lebih diperketat lagi kedepannya,” pungkasnya.(srt-nng)

Editor : Awi

Related Post