Diklaten, Hasil UN SMP Urutan 15 se-Jateng

FOKUSLINTAS.com, KLATEN–Hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) telah diumumkan secara serentak pada Selasa (28/05) kemarin. Berdasarkan data yang diterima Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten dari masing-masing SMP pada Jumat (31/05), Kabupaten Klaten memperoleh capaian cukup baik.

Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Disdik Klaten, Sri Nugroho. Total yang mengikuti UNBK pada beberapa waktu lalu sejumlah 15.122 pelajar. Tersebar di 112 SMP, terdiri dari 65 SMP negeri dan 47 SMP swasta. Nugroho mengaku pada tahun ini Klaten mampu menempati urutan 15 se-Jawa Tengah (Jateng).

Ini baik, karena lulus 100% dan kita peringkatnya naik di Jateng. Tahun sebelumnya itu peringkat 32, dan sekarang naik di peringkat 15 dari 35 kabupaten/ kota di Jateng, kata dia, Jumat (31/05).
Lebih lanjut disampaikan, prestasi atas capaian itu dibuktikan dengan banyaknya pelajar yang meraih nilai 100 untuk setiap mata pelajaran. Dari data yang sudah masuk, total ada 52 pelajar meraih nilai 100, dengan rincian untuk mata pelajaran matematika sebanyak 49 orang, IPA 2 orang, dan IPS 1 orang. 

Menurutnya, capaian prestasi itu disebabkan banyak faktor, diantaranya aturan yang menyatakan hasil UNBK bukan menjadi syarat mutlak kelulusan. Sebab, dengan begitu mereka tidak memiliki tekanan saat mengerjakan soal. Ditambah lagi niat kerja keras mereka agar diterima di jenjang selanjutnya.

Hasilnya sudah diserahkan kepada wali murid masing-masing. Memang tidak ada yang mendapat nilai sempurna disemua mata pelajaran, tapi dari hasil pendataan jika dirata-rata nilainya itu 90, jelasnya.
Usai pengumuman hasil UNBK, selanjutnya adalah tahap penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019 tingkat SMP yang dimulai pada 1-4 Juni. Ada tiga jalur yang bisa dipilih yakni melalui jalur zonasi, prestasi dan luar kota atau yang mengikuti orang tua pindah tugas. Terkait hal itu, pihaknya sudah mengajukan kepada bupati.

Kuota untuk peserta didik yang lokasinya berdekatan adalah 90%, sementara 5% dari jalur prestasi, dan 5% dari jalur luar kota. Untuk tahun ini tidak lagi mengacu pada surat keterangan tidak mampu (SKTM),” pungkasnya.(Sr-Fl)

(Adm)

Related Post