OPINI: Kerap Terfitnah Adalah Penguat Jiwamu Sobat

FOKUSLINTAS.com, OPINI – kita merasa marah sedih dan ingin membalas saat kita difitnah oleh seseorang, kelompok ataupun para tikus lain. Itu manusiawi karena siapa sich yang enggak hatinya meradang, marah dan merasa nama baiknya dicemarkan?

Apakah kita juga harus membalas dengan perbuatan yang setimpal agar mereka merasakan bagaimana rasanya bila di Fitnah..?

Mari coba kita renungi rangkaian kata-kata bijak ini agar lebih santun dan mendapatkan Blesing in Disgue dengan apa yang kita hadapi bila mendapatkan Fitnahan.

Bagi para sobatku yang akrab sering terfitnah, jangan risaukan komentar sinis orang yang IRI. Itu adalah resiko dari menjadi orang yang berhasil di antara jiwa-jiwa kerdil..catat semua ini.

Ketahuilah, bahwa barang siapa membawa GOSIP tentang orang lain kepada anda, maka kelak dia akan membawa GOSIP tentang anda kepada orang lain, dan itu memang kerjaan para Pecundang ..Salah satu ciri pecundang adalah senang mencari kesalahan orang lain untuk disebarkan

Sobatku.. maafkanlah orang yang menyakitimu..tetapi janganlah teruskan mempercayai orang orang yang palsu. Akan tetapi “Tegaslah bagi kebaikanmu.”

Memaafkan itu ibarat membebaskan tawanan dari penjara pengap, lalu menyadari bahwa tawanan itu adalah KITA ..”diri sendiri.” Ketahuilah besarnya kemampuan untuk memaafkan ditentukan oleh dalamnya cinta atau oleh tingginya kecerdasan.

Kadang memang kita tidak tahu ada sahabat palsu di sekeliling kita.. Sahabat yang PALSU akan menunggumu membuat kesalahan, lalu akan menghinamu dengan lebih keji daripada musuhmu. orang orang palsu akan memujimu selama engkau sependapat dengannya, dan Akhirnya memperlakukanmu dengan rendah jka engkau dianggapnya salah…

Sahabat terbaikmu adalah Tuhan juga Alam, yang tidak pernah palsu dan tidak akan mengecewakanmu sobat.

Kita harus mempunyai Prinsip :
“Aku tak punya waktu untuk membenci orang yang membenciku, karena aku terlalu sibuk mencintai mereka yang mencintaiku.
Karena Kebencian adalah penyakit yang paling MEMATIKAN karena kebencian selalu melahirkan PERPECAHAN!”

Para sobatku, kita tidak usah mendendam dalam menghadapi Fitnah karena mendendam adalah menyimpan bara api,
karena sebelum mengenai orang lain sang penyimpan bara akan terbakar terlebih dahulu.

Dendam, menyimpan kepahitan, imun tubuh kita akan mati. Disitulah bermula awal segala penyakit. Stres, Kolesterol tinggi, pemicu Darah Tinggi, Jantung, rhematik, arthritis, Stroke (perdarahan/penyumbatan pembuluh darah). Selama 5 menit kita marah, imun sistem tubuh kita akan depressi 6 jam.

Bersikaplah sebesar harapanmu nanti sehingga MASALAH FITNAH yang kita hadapi terasa menjadi kecil.

Selain ihtiar kita juga berdoa saja agar membuat diri kita tenang, dekat pada-Nya agar mendapat anugerah.

Hati yang tak pernah membenci, sentuhan yang tak pernah menyakiti, jiwa yang tak pernah gelisah, tangan yang tak pernah henti berbagi, senyuman yang tak pernah memudar, kasih sayang yang tak pernah pamrih serta cinta tulus yang tak pernah berakhir.

Ujung kata mari tumbuhkanlah jiwa lebih besar dan lebih kuat daripada masalah dan kesulitan hidup kita.

SALAM REDAKSI

ABAH SALAM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *