Menikmati Santai Keluarga, Taman Sukowati Sragen Jadi Tempat Wisata Alternatif

FOKUSLINTAS.com, SRAGEN – Menikmati suasana bersama menjadi satu momen apalagi liburan sekolah menambah makna tersendiri bagi keluarga dan anak-anak.

Dan hal ini tentunya dapat dimanfaatkan dengan bersilaturahmi dengan sanak keluarga, rekan atau hanya sekedar berwisata.

Dalam hal ini, Taman Sukowati Sragen dapat menjadi alternatif sebagai tempat wisata keluarga di wilayah Kabupaten Sragen pada khususnya.

Data yang dihimpun fokuslintas.com dilokasi, taman yang diketahui diresmikan oleh Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bulan April 2019 lalu memiliki banyak spot-spot foto yang baru dan icon khusus.

Berikut ini adalah spot-spot yang fokuslintas.com rangkum yang pengunjung dapatkan gratis di Taman Sukowati Sragen saat tim bertandang dilokasi wisata tersebut, Selasa (18/6)

Untuk yang pertama, icon yang bakal ditemui pengunjung ketika melewati pintu masuk adalah kapal layar. Dan di kapal ini pengunjung dapat menaiki dan melihat kapal tersebut secara langsung.

Berikutnya adanya embung, di taman ini terdapat embung seluas sekitar 1 hektare lengkap dengan beberapa ikan di dalamnya serta dengan kejernihan airnya.

Pengunjung juga akan disuguhi adanya, bebek-bebekan dengan menggunakan sehingga pengunjung dapat berkeliling embung dan melihat ikan-ikan secara langsung sekaligus menikmati suasana.

Hiasan taman berikutnya adanya bangku dan kursi taman yang berada di sekeliling embung sehingga pengunjung bisa bersantai sambil menikmati udara segar di bibir embung serta angin semilir yang sejuk. Kemudian juga di taman seluas 6,1 hektare ini, pengunjung bisa melihat ratusan burung merpati beserta sangkarnya sehingga menambah lestari juga alami suasana.

Tak kalah menariknya di taman ini yaitu spot yang berlatar belakang taman bunga, replika gajah purba, replika burung garuda, replika dinosaurus dan replika binatang lainnya. Lalu spot yang yang lain terbuat dari bambu menjadi favorit pengunjung, seperti jembatan bambu, keranjang bambu yang menjulur keatas, rumah pohon bambu.

Bagi kawula remaja juga muda hobby foto ria, tentunya spot selfie yang paling fenomenal tentunya dengan adanya perahu besi peninggalan zaman Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) yang ditemukan terdampar di Sungai Bengawan Solo. Ditambah adanya perpustakaan yang merupakan spot digemari anak-anak untuk membaca atau sekedar melihat gambar-gambar.

Dalam wawancara, salah seorang pengunjung Rini warga Pilangsari, Sragen Kulon. Dia yang datang bersama kekasihnya dan kedua temannya ini mengatakan perbaikan di Taman Sukowati sudah cukup baik dan membuat nyaman.

“Syukurlah kalau sudah diperbaiki tamannya, sudah bagus ada perpustakaannya juga, spot-spot fotonya juga menarik,” tandas dia. ( Awi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *