Kisah Kades Bonagung Sukses Jadi Produsen Sosis

FOKUSLINTAS.com – Memiliki sebuah usaha hingga menjadi sukses seperti sekarang tidak terpikirkan sebelumnya oleh Suwarno beserta istrinya Suharni.  Karena memang pria juga sosok Kades ini awalnya hanya fokus untuk mencari kerja sampingan.

Namun melihat prospek usaha sosis yang sangat menjanjikan, membuat Suwarno dan istrinya tergiur menjalankan usaha ini hingga rela melakukan trial and error selama bertahun-tahun agar mendapatkan produk olahan daging berkualitas.

Usaha sosis Kades Suwarno dan Suharni istrinya

Data yang dihimpun fokuslintas.com, ditengah kesibukan pekerjaannya sebagai tokoh Kepala Desa malah tertarik dunia berwirausaha. Ide berwirausaha itu muncul saat Suwarno bertemu dengan seorang teman juga produsen sosis rumahan yang cukup dikenal di Jepara. Mengetahui kualitas, prospek bisnis sosis dan hobinya menyantap sosis menarik Suwarno mempelajari cara membuat sosis yang enak dan berkualitas.

Sebelumnya tak ada yang paham bagaimana Suwarno mengembangkan usahanya hingga menarik banyak konsumen dan mampu pengembangkan usaha sosis rumahan dan memprodusen yang selalu ramai dikunjungi pelanggan.

Jangan melihat usaha Suwarno yang sudah berkembang saat ini. Suwarno pun melalui masa-masa sulit bertahun-tahun di awal merintis usahanya. Suwarno yang hingga saat ini masih memproduksi sosis secara homemade di rumahnya, itu pun kurang mendapat respons dari masyarakat sekitar. Ia pun harus menjual produk sosis dan olahan daging lainnya yang sudah dalam keadaan beku secara door to door hingga memberikan tester. Namun upayanya tersebut tak berpengaruh banyak.

“Saya ketemu pengusaha yang sukses buat sosis yang enak, resepnya dari teman saya kembangkan di Sragen, makanya enak banget dan di sukai. Saya lihat usaha ini sangat menjanjikan, jadi saya memutuskan untuk menjalankannya, serta melangkah saya dari nol juga mencari hutang sebagai modal” ungkap Suwarno.

Namun tak mudah bagi Suwarno mendapatkan ilmu cara membuat sosis dari semua tersebut. Suwarno yang awalnya modal dengan hutang puluhan juta pun upaya pengembangan.

Setelah negosiasi dan lobi yang kuat di wilayah Kabupaten Sragen akhirnya ia pun mengembangkan serta belajar cara memajukan usaha hingga ia mampu membuat usaha sosis yang maju setelah uji coba semua pelanggan.

Selama uji coba resep terpercaya disegenap konsumen juga pelanggan masyarakat, dari pengembanga usahanya tersebut, ia pun memiliki modal Rp250 juta untuk memulai usaha membuat sosis rumahan sejak tahun 2006.

Dibawah payung usaha CV Prima Food, Suwarno menyediakan berbagai macam produk olahan daging berupa sosis dan daging berkualitas dengan berbagai merk.

“Kita menyediakan produk-produk olahan daging seperti sosis camp, sosis oke, sosis toye, tora dan segala jenis produk sesuai permintaan,” jelasnya.

Saat ini usaha Suwarno memiliki berbagai varian sosis dan empat varian produk daging seperti Wiener Wurstchen, Chicken Vienna, Smoked Bratwurst, Cheese Sausage, Italian Chorizo, Jumbo Bockwurst, dan Chicken Bratwurst. Harga yang ditawarkan bervariasi tergantung ukuran mulai dari 250 gr hingga 1 kg dengan harga Rp 34 ribu hingga Rp 56 ribu. Jumbo Bockwurst, Cheese Sausage dan Italian Chorizo menjadi produk favorit karena dari segi ukurannya yang tidak biasa (jumbo) dan taste yang memang digemari oleh konsumen.

“Kami akui keunggulan produk kualitas terletak pada bahan yang dipakai, dimana bahan alami atau tanpa pengawet serta menggunakan bahan baku berkualitas tinggi. Seperti misalnya untuk daging sapi menggunakan daging sapi dari dalam negeri sampai impor. Selain itu produk yang dibuat tidak mengandung babi (halal), non MSG, dengan sistem yang masih tradisional, serta menggunakan rempah-rempah pada bumbu yang menjadi campuran utamanya. Diluar ukuran standar, sosis juga menerima ukuran sesuai keinginan konsumen.” Imbuhnya. ( Awi-Nanang )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *