OPINI: Dibalik Kegagalan Tetap Fokus Pada Tujuan

FOKUSLINTAS.com – Kalau gagal jangan biarkan terintimidasi dengan kelemahan diri, tapi fokuslah pada kekuatan dan kembali pada tujuan.

Saat kita kehilangan rasa percaya diri karena gagal melakukan sesuatu, biasanya kita sedang membandingkan kelebihan orang lain dengan kelemahan diri sendiri. Ketika kita mulai membandingkan diri sendiri dengan orang lain, maka kita mulai kehilangan ukuran yang sebenarnya. Kalau sudah begini, kita pun tak lagi fokus pada tujuan, tapi hanya fokus pada kelemahan diri.

Jika ini yang terjadi, segera sadarkan diri kita, untuk menerima diri apa adanya. Yakini bahwa semua orang memiliki kekuatan dan kekurangan. Saat kita merasa kurang, adalah kesempatan bagi orang lain untuk mengisi kekurangan tersebut.

Itulah sebabnya kita butuh saling membantu, membuat orang lain dan diri kita sendiri bertumbuh, menjadi pribadi yang lebih baik. Bukan justru mengeluhkan kekurangan atau fokus hanya pada kelemahan diri, dan mengalihkan perhatian dari kekuatan dalam diri.

Kita tidak akan bisa menunjukkan hal baik dari dalam diri kalau kita sendiri tidak bisa melihat kekuatan itu di dalam diri kita. Fokuslah pada tujuan ketika kita mulai merasa tak percaya diri, merasa lemah, merasa gagal.

Fokus pada tujuan besar kita, dan segala hambatan yang muncul merupakan sesuatu hal yang lebih kecil daripada tujuan. Buat diri kita besar, bilang pada diri sendiri bahwa kita penting, akui bahwa kita gagal tapi kita bisa menunjukkan yang terbaik dari diri kita, hanya dengan fokus pada tujuan fokus pada kelebihan diri sendiri, dan tidak membandingkan kelemahan diri dengan kelebihan orang lain.

Setiap orang punya hubungan yang tak sama dengan hambatan dan kegagalan. Setiap individu akan selalu berhadapan dengan hambatan dan kegagalan, namun sudut pandang setiap orang berbeda. 

Cara kita melihat kegagalan berbeda dengan orang lain melihatnya. Karenanya, jangan mudah terpengaruh dengan anggapan orang lain, karena kita tak bisa menyenangkan setiap orang. Ketika merasa gagal melakukan sesuatu, fokus kembali pada tujuan kita. Fokus pada apa yang paling kita inginkan. Dengan begitu, setiap hambatan atau kegagalan yang muncul takkan pernah berhasil menghentikan kita. 

Saat sibuk memerhatikan diri sendiri, kelemahan diri, orang lupa pada tujuannya. Pendapat orang pasti akan berbeda. Tanya pada diri sendiri, apa tujuan kita. Karena kalau tujuannya untuk menyenangkan semua orang, itu akan sulit terpenuhi. Fokuslah pada orang-orang yang memberikan dukungan kepada kita. Agar kita kembali fokus pada kekuatan diri dan tujuan.

Setelah itu, bertindaklah, tentukan pilihan. Yakini, bahwa di setiap pilihan ada yang menyenangkan namun ada juga yang tidak. Dan catat, semua pilihan itu benar.

Rahasia tidak gagal adalah jangan melakukan apa-apa, berdiam diri saja, maka kita takkan menemukan kegagalan. Namun tentu bukan ini yang kita inginkan. Setiap kali kita melakukan tindakan, selalu akan ada hambatan dan kemungkinan gagal, bukan? Semakin besar tujuan kita, semakin besar kegagalan yang akan dihadapi. 

Namun, tak perlu khawatir, karena kita fokus pada kekuatan diri, kegagalan sebesar apapun akan teratasi. Kita pun akan mampu melewati setiap kegagalan, dan akan merasa bangga karenanya, lantaran memandang lebih positif terhadap diri sendiri. Bahkan ketika terjatuh pun kita merasa bangga, karena kita telah memberikan kesempatan kepada diri dan orang lain untuk menunjukkan kekuatan dalam diri kita.

Jadi, kapan pun kita mengalami kegagalan, jangan biarkan kita terintimidasi dengan kelemahan diri, tapi fokuslah pada kekuatan dan kembali pada tujuan kita.

SALAM REDAKSI

DEWAN PEMBINA

SOEWARNO (BONTOT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *