Dilema Pemkab, Sumber Air di Sragen Terancam Kering

FOKUSLINTAS.com – Maraknya sumur sibel atau sumur artesis yang dibor di areal persawahan kini menghadirkan dilema bagi Pemkab. Munculnya sumur sibel di beberapa wilayah pertanian, dikhawatirkan bakal mematikan sumber-sumber air dan memicu krisis air di banyak wilayah Sragen.

“Jika tidak diatur atau dibuat aturan,maka jumlahnya semakin meluas. Maka akan membawa dampak semakin turunnya air tanah. Dan nggak menutup kemungkinan, harus ada ijin terhadap pembuatan sumur dalam seperti itu, supaya tidak terjadi eksploitasi terhadap air permukaan,” papar Sekda Sragen, Tatag Prabawanto, Selasa (9/7).

Tatag menyampaikan, Pemkab berencana menerapkan aturan dan pembatasan terkait pembuatan sumur sibel. Diharapkan masyarakat harus patuh dengan aturan yang berlaku. Selama ini Pemkab Sragen juga terus berupaya menanggulangi masalah kekeringan.

Menurutnya, kehadiran sumur sibel memang sudah saatnya harus dievaluasi. Banyaknya sumur sibel berdampak memicu kekeringan sumur permukaan.

Beberapa wilayah di Sragen yang biasanya berlimpah air, juga sudah mulai mengalami krisis. Seperti di Tangkil, Sragen yang notabene dekat perkotaan, juga sudah mulai kekeringan dan meminta droping tahun lalu. (Tim-Ari)

Editor : Awi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *