OPINI: Tiarap Teman Berhati Busuk dan Bermuka Dua

FOKUSLINTAS.com — Secara realitas dalam kenyataan hidup memang ada. Didunia ini apabila secara fisik mungkin sudah pasti tidak akan ada, tetapi kalau secara sifat atau kepribadian mungkin ini bisa terjadi dikehidupan kita sehari-hari.

Pada dasarnya orang yang bermuka dua diilustrasikan sebagai seseorang yang mempunyai sifat tidak punya prinsip atau tidak konsisten. Dalam pikiran mereka yang ada cuma bagaimana bisa mendapatkan keuntungan dari apa yang dilakukan atau ada maunya saja.

Ironisnya, sudah hukum alam kali yach.. orang yang bermuka dua dalam kehidupan kita sehari-hari pasti selalu ada, baik itu dalam kehidupan di lingkungan kerja, masyarakat atau organisasi.

Catat ya kawan, bahwa orang yang bermuka dua biasanya akan berpura pura baik dihadapan kita akan tetapi dibelakang kita mereka bisa menjelek-jelekkan kita, bahkan bisa juga menikam, menghancurkan serta so pasti si pecundang berhati busuk main belakang mencari kelemahan kita dalam memanfaatkannya.

Teman berhati busuk muka dua apabila bicara ke kita berlagak selalu berpura mengiyakan apa yang kita ucapkan, lalu bak setan bertopeng pandai menutupi sifatnya, lagak sok bersikap sopan ada kalanya berlebihan atau over acting.

Sobat fokuslintas.com, jika kita kaji teman bermuka dua itu argumennya bermulut manis, kadang pura-pura mendukung, selalu mudah memberikan pujian terhadap siapapun juga termasuk diri kita. Piciknya terkadang mereka menjelekan suatu kejelekan orang lain kepada kita secara vulgar, yang belum tentu orang yang dijelekkannya tersebut lebih jelek dari dirinya.

Mari sejenak kita mengenal cirinya si teman busuk bermuka dua, secara kepekaan gelagatnya apabila berbicara, jika terjadi eyes contact (kontak mata) itu tidak akan berani menatap lawan bicaranya secara face to face. Lalu memancing apa pendapat kita disaat menjelek-jelekan orang lain.

Orang yang mempunyai sifat bermuka dua biasanya mereka mempunyai misi tersendiri terhadap diri kita. Lalu untuk menutupinya kelemahannya tersebut adakalanya menutupi dirinya dengan dalil-dalil sok suci/sok lurus/sok bijaknya, sehingga orang yang diajak bicara percaya bahwa orang ini memang baik dan dapat dipercaya..nonsens bukan??

Dalam hal ini apabila dalam keseharian kita menemukan atau bergaul dengan orang-orang seperti itu, tentunya mari untuk berhati hati, karena bukan tidak mungkin suatu saat diri kita sendiri akan menjadi sasaran tembak mereka si teman busuk tengik penikam.

Kemudian hal lain yang paling menyulitkan kita adalah apabila ada beberapa orang dalam suatu lingkup kerja atau lingkungan masyarakat atau organisasi dimana kita berada.

Hidup kita ini tentunya tidak akan lepas dari keinginan bersosialisasi, baik secara formal maupun informal. Dan sejauh dalam kehidupan bersosialisasi itulah, maka kita harus belajar untuk waspada terhadap orang yang mempunyai sifat seperti itu.

Sobatku.. jika kita menemui orang semacam itu berhati-hatilah dalam mengungkapkan apa yang ingin kita sampaikan terutama menyangkut hal yang berhubungan dengan orang lain dan jangan terlalu menjudge orang lain, akibatnya kita dapat menjadi sasaran tembak orang yang bermuka dua, yang tidak suka kepada kita dan tentunya mereka tidak akan menyampaikan secara langsung kepada kita.

Langkah kita cukup tampung apa yang ingin mereka sampaikan dan jangan menanggapi terlalu dalam. Hematnya cukup berikan mereka pandangan positif saja, walaupun ini kadang susah menebaknya, karena sifat mereka tidak akan konsisten alias brengsek.

Akhir kata.. bahwa sejauh dunia ini ada, orang atau teman busuk penikam dan bermuka dua akan selalu ada dan tidak akan punah, ibarat mati satu tumbuh yang lain. Tentunya kita sebagai individu, baiknya berpikiran positif juga tiarap saja untuk dapat mencegah dan menghindari diri dari orang-orang seperti sampah itu, walaupun memang kenyataannya sulit, tetapi tetap harus dilakukan. Semboyan kita bahwa kita cari makan dan hidup ini bukan dari dia… Tetap Semangat!!

SALAM REDAKSI

PEGIAT dan PEMBINA

HERI KUSTANTO S.Sos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *