Di ikuti 350 Peserta, Bertempat di Prambanan Menggelar Jambore Satpol PP

Jambore Satpol PP dijadwalkan berlangsung selama empat hari hingga Jumat (28/09). Pembukaan jambore dilakukan di pelataran Candi Prambanan dengan dihadiri Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, perwakilan Satpol PP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta Bupati Klaten, Sri Mulyani.

Kepala Satpol PP Jateng, Sinung Rachmadi mengatakan jambore kali ini diikuti oleh seluruh petugas Satpol PP dari masing-masing kabupaten/kota di Jateng. Tak hanya itu, dalam Jambore ini juga tidak hanya diikuti petugas Satpol PP dari kaum laki-laki, melainkan juga dari kalangan perempuan.

“Ada satu kabupaten yang tidak bisa hadir yakni Satpol PP Jepara. Total yang hadir ada 350 peserta, dari jumlah itu 30 persen diantaranya merupakan srikandi Satpol PP atau petugas wanita,” ujarnya disela-sela jambore.Disampaikan, beragam kegiatan jambore Satpol PP ini meliputi PBB, panahan, tarik tambang, hingga bakti sosial berupa pemberian santunan dan bersih-bersih area candi. Adapun tema yang diangkat tahun ini adalah Bersama Merawat Asa. Menurut, Sinung, tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kebersamaan.

“Jadi kita membangun soliditas jiwa korsa kebersamaan untuk tim. Yang terpenting hal tersebut dilakukan untuk melayani masyarakat dengan hati,” imbuhnya.Lebih lanjut dijelaskan, jambore ini juga untuk memberikan peran kepada petugas Satpol-PP perempuan. Pasalnya diakui bahwa peran petugas dari kaum hawa ini tidak bisa dianggap remeh. Sehingga ia berharap peran petugas Satpol PP perempuan di masing-masing kabupaten/kota terbukti nyata.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo meminta kepada Satpol PP agar lebih ramah dalam menghadapi masyarakat. Sebelum menindak, petugas diminta terlebih dahulu melakukan pencegahan dengan cara komunikasi. Untuk mewujudkan hal itu, lanjut Ganjar, perlu diadakan pelatihan rutin.

“Ketika menghadapi masyarakat sebaiknya cegah dulu, kalau tidak bisa baru komunikasi, kemudian jika masih kurang baru melakukan tindakan. Yang terpenting dilakukan dengan humanis,” kata Ganjar.(*)

Related Post