Kasus Pencurian, Warga Katelan Tangen Kabur Dari Lapas IIA Sragen

FOKUSLINTAS.com — Agus (15), warga Dukuh Gelang Rejo, Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Sragen, melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Sragen. Kendati masih di bawah umur, tersangka merupakan residivis tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Dia kabur melarikan diri dari kurungan ruang tahanan anak di blok Garuda.

“Meski berstatus anak anak, namun statusnya sebagai residivis tetap memberatkannya. Dia pun kemudian dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana pencurian kotak amal, seperti kasus sebelumnya yang pernah dia lakukan, dan baru keluar dari tahanan Lapas bulan Mei 2019 lalu,” kata Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Harno, mewakili Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan, Minggu (14/7).

Residivis tersangka tindak pidana pencurian dengan pemberatan, kabur melarikan diri dari kurungan ruang tahanan anak di blok Garuda Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Sragen. Tersangka berhasil lolos dari jerat jeruji besi Lapas Sragen dan kini menjadi buron Polres Sragen.

Dia diketahui kabur pada Kamis (11/7) sekitar pukul 04.00 WIB dinihari. Semula perkara tersangka Agus ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Sragen kota, dalam kasusnya melakukan pencurian kotak amal di masjid wilayah Sragen Kota.

Perkaranya kemudian dilimpahkan dan dilakukan penyidikan oleh Unit PPA Polres Sragen lantaran masih berusia anak anak. Meski demikian, terang Kasat Reskrim, Agus sudah berstatus residivis, karena sudah melakukan perbuatan tindak pidana dalam kasus yang sama, dan baru keluar bulan Mei lalu.

Dalam kasusnya sebagai tersangka tindak pidana pencurian dan pemberatan, dia kumudian dititipkan ke Lapas Kelas II A Sragen oleh kepolisian pada hari Rabu (10/7) dan berhasil lolos dari jeruji besi Lapas, sehari setelahnya, Kamis (11/7).

Dduga tersangka kabur dari Lapas dengan cara memanjat dinding dan keluar lewat atap membongkar genting. Dan pada saat perkara akan dilimpahkan ke kejaksaan, dia sudah kabur terlebih dahulu dari tahanan Lapas.

“Semula kita akan melimpahkan perkara tersangka Agus ke kejaksaan. Dan saat ia akan dijemput oleh petugas dari ruang tahanannya, ternyata sudah tidak ada. Diduga ia keluar dari tahanan dengan cara memanjat dinding dan keluar dengan cara menjebol atap dan membongkar genting,“ terang AKP Harno.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan upaya pencarian pelarian tersangka. Koordinasi dengan pihak Polres jajaran juga sudah ditempuh untuk menemukan tersangka kembali.(Tim-Awi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *