OPINI: Bahaya Bilang ‘Saya Tak Punya Uang’

FOKUSLINTAS.com – Kita pasti sering mendengar istilah bahwa perkataan adalah doa. Baik itu ucapan di sadari atau tidak di sadari, sengaja atau tidak sengaja, bercanda atau tidak, perkataan bisa di anggap doa tergantung kalimat yang kita ucapkan. Oleh karena itu, mulai dari sekarang mari sejenak kita mawas diri dan harus menjaga mulut kita dari perkataan-perkataan buruk atau dusta. Karena banyak kejadian di mana kata-kata yang kita ucapkan jadi kenyataan.

Salah satu perkataan yang sering di ucapkan tapi sering di anggap sepele oleh kebanyakan orang yaitu kalimat “saya tidak punya uang”.

Kita pasti sering bukan… mengucapkan kalimat tersebut ketika sedang tidak punya uang? Sadar tidak sadar, kita sering mengatakannya sejak dari kecil hingga sekarang.

Dalam ilmu psikologi, kita mengenal dengan kekuatan alam bawah sadar. Nah, kata-kata yang sering kita ucapkan bisa menempel di alam bawah sadar kita sehingga jadi keyakinan dan pada akhirnya jadi kenyataan.

Ketika kita berulang kali mengatakan “saya tidak punya uang” kepada keluarga, teman atau orang lain, bisa jadi perkataan itu jadi doa dan akhirnya jadi kenyataan. Maka jangan heran jika selama ini kita merasa rezeki selalu seret dikarenakan perkataan kita sendiri.

Meskipun kondisi sebenarnya menunjukkan bahwa kita benar-benar tidak punya uang, tapi setidaknya jangan katakan “saya tidak punya uang”. Tapi cobalah cari kalimat lain yang lebih sederhana dan enak didengar, seperti “uang saya kebetulan lagi tidak ada lebihnya, semoga kedepannya dapat rezeki lagi.”

Biasakan untuk tidak mengucapkannya berulang kali. Kita akan semakin yakin dengan kondisi tidak punya uang dan menganggapnya sebagai kebenaran. Wajar saja kalau kita sering berada dalam kondisi tidak punya uang karena sang Kholik mengabulkan perkataanmu.

Meskipun sedang tidak punya uang, tapi setidaknya masih ada kan uang di dompet kita. Perkataan tersebut bisa jadi bentuk rasa tidak bersyukur atas apa yang sudah diberikan Nya kepada kita. Jadi mulai dari sekarang, mari mencari kalimat yang enak didengar oleh hati baik bagi diri sendiri atau orang lain.

Salam Redaksi

Eka Awi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *