Dianggap Hina Media, Ketua Laskar Merah Putih Juga Laporkan Akun Iman Wartaindonews dan Jasmin

FOKUSLINTAS.com – Beberapa wartawan dari berbagai media cetak dan online serta LSM selain menyatakan dukungan juga ikut melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik ke Mapolda Jawa Tengah. Akun facebook atas nama Iman Wartaindonews dan Jasmin itu dilaporkan karena dianggap melakukan penghinaan dan melecehkan profesi wartawan dan LSM.

Data yang dihimpun, laporan ini menyusul setelah sebelumnya kedua akun facebook tersebut telah dilaporkan Warsito beserta tim nya, lalu bertambah dokumentasi surat pernyataan dari sebuah Media KPK Jawa Tengah.

Untuk kali ini 2 oknum media juga membuat surat pengaduan yang bakal dilayangkan ke Dir. Reskrimsus Polda Jateng oleh Adi Prayitno SH. M. Kn selaku Ketua Laskar Merah Putih Marcab. Kabupaten Grobogan Serta Wartawan Siti Winarsih warga asal Masaran Sragen.

Adi mengatakan, dasar pelaporan tersebut terjadi akibat adanya dugaan pencemaran nama baik khususnya profesi jurnalis dilakukan oleh akun facebook Iman Wartaindonews dan Jasmin.

“Pada tanggal 3 Agustus 2019 kami membuka akun facebook di group KWS (Kumpulan Wong Sragen), membaca postingan Sri Mulyani (Pemilik Akun facebook Jasmin) dan Comment Ngatiman (Pemilik akun facebook Iman Wartaindonews) yang isinya : “Sekarang banyak LSM dan Wartawan abal-abal, yang mengancam lurah-lurah dan Kepala Sekolah” dari informasi saudara Warsito dan Umi. Awal dari hal ini kami ikut membuat sebuah konsep dan tambahan surat pengaduan ke Polda Jateng,” ungkapnya sesuai pernyataan, Sabtu (10/8).

Surat pengaduan ke Polda oleh Laskar Merah Putih

Ia menjelaskan, Iman Wartaindonews dan Jasmin menulis kalimat yang sangat tidak pantas, berbentuk sebuah penghinaan hingga menjurus kepada fitnah. Letaknya di salah satu kolom komentar. Dan, hal itu dikatakannya sangat melukai hati dan perasaan para pekerja media khususnya yang ada di Jawa Tengah.

“Postingannya hingga saat ini masih ada, namun komentar yang telah menyerang, menciderai dan melecehkan profesi kami sebagai pekerja media masih menyimpan. Kami mau supaya kasus seperti ini tidak terulang dan pengguna media sosial lebih berhati-hati saat membuat postingan dan menuliskan komentar supaya tidak melanggar aturan yang ada,” tukas dia.

Kemudian untuk melengkapi surat pengaduan, Adi juga melengkapi dengan menambahkan Printout kedua akun terlapor, foto copy KTP terlapor, foto copy pelapor 1 dan 2 serta foto copy identitas anggota LSM dan Wartawan terlapor.

Sementara itu, mengatakan bahwa pihaknya setuju untuk ikut melaporkan akun tersebut karena sudah melecehkan profesi wartawan, khususnya wartawan yang ada di Jawa Tengah.

“Kita ingin proses hukum terhadap kasus ini dapat berjalan sebagaimana mestinya, tanpa memandang siapa orangnya, sehingga dapat memberikan efek jera dan menjadi pelajaran bagi publik untuk tidak menghina profesi wartawan,” tegasnya.(Tim-Wrst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *