Viral di Medsos, Anggota DPRD Bernyanyi dan Kipas-kipas Uang di Ruang Paripurna

FOKUSLINTAS.com – Perilaku wakil rakyat kembali jadi sorotan. Kali ini, dua anggota DPRD Sidoarjo, Jawa Timur, terekam sedang kipas-kipas pakai uang pecahan seratus ribu rupiah di ruang rapat paripurna.

Video rekaman yang memperlihatkan dua orang anggota DPRD Sidoarjo bernyanyi dan kipas-kipas pakai itu viral beberapa hari terakhir.

Dua pria dalam video tersebut diketahui adalah Usman, Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo dan Dhamroni Khudori, Wakil Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo.

Keduanya merupakan legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Dalam video tersebut, terlihat Usman asyik menyanyi menggunakan mikrofon.

Sementara Dhamroni di sebelahnya berjoget ringan sambil mengipas-ngipaskan sejumlah uang uang pecahan seratus ribu rupiah.

Di depan mereka, terlihat beberapa orang duduk-duduk sambil ikut tertawa-tertawa menyaksikan aksi dua wakil rakyat tersebut.

Aksi tersebut diketahui dilakukan di ruang rapat paripurna DPRD Sidoarjo. Tepatnya saat rapat paripurna dewan bersama Pemkab Sidoarjo batal digelar pada Senin (12/8/2019) lalu.

Ketika itu, rapat paripurna yang beragendakan pembahasan KUPA PPAS P 2019 kali kedua gagal digelar karena ada boikot dari mayoritas anggota dewan.

Boikot pertama terjadi pada paripurna Sabtu (10/8/2019), dan terulang lagi pada paripurna Senin (12/8/2019) kemarin.

Sejumlah pihak menyayangkan aksi yang dilakukan oleh dua orang anggota dewan tersebut.

Kebanyakan menilai bahwa aksi seperti itu tak patut dilakukan anggota dewan. Apalagi di dalam ruang rapat paripurna.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Dhamroni Khudori mengakui bahwa salah satu orang yang mengipas-ngipaskan uang dalam video tersebut adalah dirinya.

“Pak Usman nyanyi, kemudian saya di sampingnya itu. Tapi ketika itu orang-orang (peserta rapat paripurna) sudah pada bubar karena rapat batal. Tapi kan dalam video tersebut seolah-olah masih ada banyak orang,” kata Dhamroni, Kamis (15/8/3019)

“Ketika itu ruang paripurna juga sudah mulai sepi. Tinggal ada beberapa pegawai sekretariat dewan yang bersih-bersih,” tambahnya.

Pihaknya sama sekali tidak menyangka ada orang merekam video tersebut dan membagikannya. Apalagi sampai viral, sama sekali tidak disangkanya.

“Karena ketika itu suasananya kami guyon, setelah peserta rapat bubar. Nyanyi-nyanyi kemudian iseng ngeluarin uang itu. Guyon saja, toh uangnya juga tidak saya bagikan,” tandas politisi PKB tersebut.

Tentang video yang sudah banyak beredar luas, pihaknya mengaku sangat menyayangkan.

Khususnya beberapa media yang sudah menayangkan video itu tanpa konfirmasi atau klarifikasi terhadap dirinya.

“Kami menyayangkan itu. Apalagi sudah viral dan menimbulkan banyak persepsi negatif dari masyarakat,” sebutnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *