BKK Jateng Siap Perangi Lintah Darat atau Rentenir

FOKUSLINTAS.com — BKK Jateng berniat memerangi lintah darat atau rentenir yang berada di pasar-pasar Kabupaten Sragen. Bersama Pemkab Sragen dengan program Sinden (seni dan industri kreatif) BKK bakal menawarkan bunga di bawah 1 persen.

“Keberhasilan rentenir itu karena sesuatu yang luar biasa. Mereka bisa datang kapan saja tanpa mengenal waktu. Kita sudah mendesain itu bersama pak Wabup (Wakil Bupati Sragen) tadi akan buka dari jam 3 sampai jam 9 malam. Kita akan buka sief itu. Itu salah satu kelebihan BKK Jateng,” papar Direktur Utama PT BKK Jateng, Koesnanto, Senin (7/10).

Hal itu disampaikannya saat acara Gebyar Undian PT BKK Jateng di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Sragen. Menurutnya, kalau pihaknya diberi kepercayaan untuk buka di pasar, maka rentenir lama kelamaan akan habis dengan sendirinya.

“Kita akan buka subuh, jam 5 harus sudah buka,” tukasnya.

Pihaknya menawarkan beberapa program, salah satunya adalah Sinden tersebut, pinjaman dengan bunga di bawah 1 persen. BKK Jateng juga akan merangkul ketua pedagang kaki lima (PKL) di Sragen.

Dia mengklaim, PKL dibeberapa kota di Jateng sudah bekerja sama dengan BKK Jateng. Dengan cara itu dia yakin bisa memerangi rentenir yang telah menyusahkan pedagang pasar. Saat ini jumlah nasabah peminjam kredit BKK ada sekitar 464.000.

Sementara Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno menyampaikan, kehadiran BKK Jateng ini diakui bisa menumbuhkan kesejahteraan masyarakat.

Dia berharap, daya dobraknya bisa lebih tinggi dalam memerangi rentenir yang ada di sejumlah pasar di Sragen, seperti Pasar Bunder, Sumberlawang dan Pasar Gemolong.

“Dan pertumbuhan untuk mrmerangi rentenir itu ada di pasar-pasar itu. Mereka itu bukan orang Sragen. Dengan BKK Jateng diharapkan hasilnya, daya dobraknya akan kuat lagi,” katanya.(Tim)

Editor : Awi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *