Sebagian Saham Tol Solo-Ngawi Dijual ke Asing

FOKUSLINTAS.com — PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) pastikan ruas Tol Solo-Ngawi tak akan terganggu operasionalnya, meski sebagian saham akan dijual ke asing. Pasalnya, saham yang dijual tersebut tidak sampai 50 persen.

“Meski sebagian saham akan dijual, kita pastikan tidak akan mengganggu operasional yang dilakukan,” kata Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), Ari Wibowo kepada wartawan, Sabtu (12/10).

Tidak berdampaknya operasional itu, menurutnya karena pemegang saham ruas tol Solo-Ngawi saat ini dimiliki oleh tiga perusahaan BUMN, yaitu PT Waskita Toll Road sebanyak 40 persen, PT Jasa Marga sebanyak 40 persen, dan PT Lintas Marga Jawa sebanyak 20 persen.

Sedangkan yang akan dijual, lanjut dia, hanya milik PT Waskita Toll Road sebanyak 40 persen.

“Meski PT Waskita Toll Road akan menjual sahamnya ke asing, tetap mayoritas saham atau sekitar 60 persen masih dimiliki pemerintah, ” jelasnya.

Sedangkan saat disinggung mengenai progres penjualan saham kepada pihak asing, ia mengaku saat ini masih dalam tahap penyelesaian proses administrasi.

“Kita belum tahu kapan selesainya,” terang dia.

Untuk mempersiapkan kebutuhan itu, pihaknya juga masih harus menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah yang belum diselesaikan. Utamanya terkait dengan penyediaan rest area. Karena sesuai kontrak, harus ada delapan rest area di ruas tol tersebut.

“Sekarang baru ada enam rest area. Jadi kita masih harus melengkapi kekurangannya,” tandas dia. Tim

Editor : Awi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *