Jembatan di Geyer Grobogan Ambrol Saat di Lewati Truk Tangki Air

FOKUSLINTAS.com – Truk bermuatan air bersih terjatuh ketika melintasi jembatan di Grobogan Jawa Tengah. Jembatan tak kuat menahan beban truk tangki air. Meski tidak ada korban jiwa, truk belum berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Canden, Desa Jambangan, Kecamatan Geyer. Hingga malam ini, truk masih belum bisa dievakuasi karena sulitnya medan yang berada di pelosok pedesaan.

Posisi truk saat terrjatuh dengan posisi tegak. Kabin truk menghadap ke atas. Sedangkan jembatan putus dibagian tengah. Polisi saat ini masih mendalami kasus kecelakaan dan berkoordinasi dengan kepala dusun dan kepala desa setempat.

Kapolsek Geyer AKP Sugiyanto menjelaskan, kecelakaan truk tangki muatan air bersih terjadi di Dusun Canden, Desa Jambangan.

“Kecelakaan truk terjadi di jembatan Dusun Canden, Desa Jambangan, Geyer, tadi siang sekitar pukul 13.00 WIB. Polsek baru menerima informasi 14.30 WIB,” kata Sugiyanto kepada detikcom via sambungan telepon, Rabu (6/11/2019) malam.

Dia memastikan tidak ada korban dalam kecelakaan itu. Bahkan sopir truk, Sutrisno warga Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan, Grobogan, juga dalam kondisi selamat.
“Driver truknya selamat. Tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Menurut dia, kecelakaan truk itu terjadi karena jembatan tidak kuat menahan beban truktangki membawa air bersih ukuran 8 ribu liter. Jembatan Dusun Canden ini, jelasnya, tidak pernah dilintasi truk dengan beban seberat itu.

Sugiyanto menerangkan kronologi kejadian yakni, truk membawa air bersih yang merupakan pesanan dari seorang warga, Jasmin, asal Dusun Tanden, Desa Jambangan. Truk sendiri merupakan milik Karyono, warga Desa Karanganyar, Kecamatan Godong.

“Truk itu harusnya melintasi jalan kampung di Dusun Duro menuju Dusun Tanden. Karena jalan Dusun Duro-Tanden sedang dicor, maka Pak Jasmin meminta sopir truk air melintas jembatan Dusun Canden,” terang Sugiyanto.

Bahkan, kata dia, Jasmin mengaku sudah memberitahu kades setempat jika truk akan melintasi jembatan Dusun Canden. Sopir Sutrisno pun menuruti arahan Jasmin. Truk pun melintasi jembatan Canden.

“Karena beban truk yang berat, maka jembatan enggak kuat. Sehingga jembatan roboh. Truknya terjatuh,” beber dia.

“Sampai sore tadi, truk belum bisa dievakuasi. Jadi sampai malam ini memang belum dievakuasi. Besok rencananya. Alat berat juga kesulitan menuju lokasi,” imbuhnya.

Adapun terkait jembatan yang roboh, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepala dusun dan kepala desa setempat untuk menyampaikannya ke pemerintah kabupaten.(Dn-Fl-Bgs)

Editor : Awi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *