Motto Hidup, Bekerja Untuk Hidup Vs Hidup Untuk Bekerja

FOKUSLINTAS.com – Bekerja adalah passion seseorang untuk hidup, dengan bekerja kita bisa memenuhi segala kebutuhan untuk hidup. Ada waktu untuk bekerja ada waktu untuk relaks sejenak. Profesional kerja itu perlu tapi bukan berarti kita bisa menghilangkan keseimbangan antara bekerja dan menjalani kehidupan setelah bekerja. 

Hidup untuk bekerja itu sama saja mengubah diri kita menjadi robot, kita akan kehilangan banyak hal yang berharga karena terobsesi dengan bekerja. Nah, ini 7 tanda yang membedakan seseorang telah menerapkan passion bekerja untuk hidup atau hidup untuk bekerja.

Yuk simak mana 7 tanda yang selama ini jadi passionmu.

1. Bagaimana caramu mempersiapkan diri di pagi hari

Seseorang yang mengikuti passion bekerja untuk hidup terbiasa melakukan hidup sehat dipagi hari dengan bangun dan latihan lebih awal, sarapan dan bersiap tanpa buru-buru. Sedangkan mereka yang hidup untuk bekerja selalu mengutamakan pekerjaan dibandingkan dengan kebahagiaan diri mereka sendiri. Setiap pagi mereka akan memeriksa dan membalas email kerja, mengambil sarapan dan kopi sambil bersiap ke kantor.

2. Caramu bekerja antara kerja cerdas atau kerja terlalu lama

Prioritaskan tugas, dan mengalokaasikan waktu untuk diri mereka sendiri dan mencoba menghindari pertemuan yang tidak terstruktur atau pertemuan mendadak. Ini adalah pertanda mereka tetap mengutamakan kebahagiaan diri mereka. Sedangkan mereka yang mengikuti passion untuk bekerja, akan mengurangi waktu untuk diri mereka sendiri. Beralih dari satu tugas ke tugas lain, dari pertemuan yang satu ke pertemuan yang lain tanpa berpikir bagaimana melaluinya dan berapa lama semua itu akan berlangsung.

3. Dari kebiasaanmu makan siangpun bisa menunjukan tanda-tandanya lho

Makan siang yang bermanfaat  paling tidak 30 menit tanpa terburu-buru dan tetap menjaga kesehatan dengan menu makanan yang sehat. Jika memungkinkan ambil sedikit waktu untuk berjalan-jalan. Mereka yang terobsesi dengan pekerjaan lebih sering melewatkan jam makan siang hanya untuk bekerja dan biasanya fast- food (makanan yang tidak sehat) menjadi pilihan.

4. Beban kerja yang kamu terima juga akan menunjukan passionmu dalam bekerja

Gak harus mengatakan “Ya” pada setiap hal yang orang minta pada dirimu. Berkata “ Tidak ” bukan berarti menyakiti perasaan orang lain. Kita juga perlu menghargai kemampuan kita mengerjakan sesuatu. Bicaralah ketika beban kerja dan permintaan yang kamu dapatkan terlalu banyak dan tidak bisa kamu kerjakan semuanya. Belajarlah untuk berkata tidak namun dengan sopan dan tetap tersenyum, hal ini menandakan kamu menghargai hidupmu dan juga dirimu sendiri.

5. Prioritasmu akan kesehatan tubuh atau pekerjaan yang jadi prioritas utama?

Kita hidup bukan untuk bekerja, tubuh tetaplah segalanya dibandingkan uang. Kesehatan tubuh sangat mahal harganya. Bertujuan untuk menghabiskan waktu untuk olahraga setelah bekerja atau saat weekend bisa membantu menjaga kebugaran tubuhmu dan menghilangkan stress. Namun banyak orang yang melewatkan waktu olahraga karena terlalu sibuk bekerja.

6. Rencana setelah kamu bekerja, menunjukan tingkat kebahagiaan yang kamu miliki

Seseorang yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya tidak akan segan-segan merencanakan liburan akhir pekan untuk menghilangkan penat. Sedangkan mereka yang gencar bekerja walaupun saat weekend lebih sering merasa takut jika semua beban kerjanya tak terselesaikan tepat waktu. Karena itulah mereka tetap bekerja dan tidak merencanakan waktu bersantai untuk dirinya.

7. Waktu istirahat yang kamu ambil menunjukan bagaimana kamu bekerja

7 Bedanya Prinsip Bekerja untuk Hidup vs. Hidup untuk Bekerja

Terlalu memaksakan diri akibat pekerjaan tentunya tidak baik untuk kesehatanmu sendiri. Jika kamu tidak terlalu memaksakan diri tentunya kamu bisa mengambil waktu tidur seperti biasa dan bangun lebih segar di pagi hari. Namun ketika kamu mengambil waktu istirahatmu untuk bekerja dan terlambat tidur, kamu tentu akan mengantuk dan merasa letih untuk bekerja lagi di pagi hari. Karena kamu terlalu terbebani dengan passion yang kamu terapkan selama ini.

Nah, dari 7 tanda diatas manakah yang menjadi passionmu sekarang ini? Akankah kamu mengubah passionmu ataukah kamu lebih nyaman dengan passionmu yang sekarang ini? (Idm-Tim)

Editor : Awi

Kont : Gin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *