Penampakan Pocong Yang Minta di Lepaskan Talinya

FOKUSLINTAS.com – Membicarakan mengenai pocong jelas langsung terlintas sosok putih yang serih digambarkan dengan meloncat saat berpindah tempat. Yang menjadi penyebab cerita mistis tentang sosok hantu satu ini yang sering beredar adalah karena tali kafan yang tidak dilepaskan. Jika Anda berpikir bahwa cerita tersebut hanya ada di film-film tentunya Anda salah besar. Cerita ini ternyata memang ada di dunia nyata.

Selalu Menampakkan Diri Untuk Meminta Dilepaskan Talinya

Di Jambi, tepatnya di Desa Donorejo Kelurahan Talang Banjar, Jambi Timur ada sosok penampakan yang sangat meresahkan warga. Setelah ada salah seorang wanita, warga desa yang meningeal, penampakan pocong mulai menggegerkan warga sekitar. Sedikitnya 10 orang mengatakan bahwa mereka didatangi sosok hantu tersebut dan mereka merasa ketakutan. Warga yang mengaku didatangi oleh hantu ini mengatakan bahwa dia meminta tolong untuk melepaskan kain kafannya.

Berdasarkan cerita-cerita tersebut, tukang gali kubur tempat pemakaman jenazah yang arwahnya bergentayangan ini menceritakan hal yang tak kalah mengejutkan. Dia menuturkan bahwa memang tali kafan jenazah tersebut tidak dilepaskan. Pasalnya, saat akan dilepaskan ternyata pihak keluarga melarangnya. Tukang gali kubur sekaligus penjaga makam hanya bisa berpasarah karena tidak ingin berselisih dengan keluarga.

Selain tidak melepaskan ikatan tali kain kafan, penggali kubur ini juga mengatakan bahwa proses pemakaman jenazah tidak wajar. Beberapa hal yang biasa dilakukan seperti mengumandangkan iqomah, menghadapkan jenazah ke arah kiblat, menyentuhkan muka ke tanah dan beberapa hal lainnya juga tidak dilakukan. Dari awal sebenarnya penggali kubur ini sudah sangat curiga dan hanya menyimpannya sendirian. Setelah cerita arwahnya gentayangan  baru dia berani mengemukakannya di depan banyak orang. Dari keterangan ini banyak warga yang curiga jika ada ritual khusus yang memang dilakukan sehingga mengakibatkan arwah wanita ini gentayangan.

Karena adanya arwah pocong gentayangan ini, rutinitas warga sekitar menjadi sangat terganggu. Area pertokoan yang biasa buka hingga jam 2 malam kini hanya berani buka hingga jam 9 saja. Mereka tidak ingin disambangi oleh pocong yang tengah marak dibicarakan. Mereka sangat ketakutan dan akibatnya perekonomian menjadi tidak stabil. Oleh karena itu, warga menuntut pihak keluarga untuk mau membongkar kembali makam anggota keluarganya tersebut.

Adanya penampakan ini menjadi perbincangan hangat di media sosial hingga pemerintahpun turun tangan. Isu yang sudah beredar luas dan dipercaya oleh banyak masyarakat menjadikan para petinggi mulai dari lurah hingga ketua MUI setempatpun mendatangi desa tersebut. mereka mengadakan perundingan antara keluarga, warga dan pihak pemakaman.

Dalam sesi perundingan tersebut, suami dari korban menyangkal jika tali kafan istrinya belum dilepaskan. Dia mengklaim bahwa saat itu dirinya juga ikut dalam prosesi pemakaman dan meyakini bahwa seluruh tali kafan telah dilepaskan. Dia juga membantah jika proses pemakaman istrinya tidak seperti biasanya. Dia menyatakan bahwa proses pemakaman sudah dilakukan secara benar sesuai dengan yang disyariatkan agama.

Isu yang beredar bahwa pocong yang gentayangan merupakan arwah istrinya juga dibantahnya. Dia menyatakan keberatan untuk membongkar kembali makam istrinya. Kepergian istrinya saja sudah menjadi duka yang sangat dalam keluarganya terutama untuk anak-anaknya. Oleh karena itu dia tidak mau menambah luka dengan membongkar makamnya kembali.

Cerita mistis yang beredar dia yakini hanya sebagai isu yang disangkut pautkan dengan kematian isterinya saja. Terlebih lagi cerita itu hanya berasal dari status sosial media bukan dari penglihatan langsung. (Tan-Fl)

Editor : Awi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *