Mau Jadi Guru? Nih, Syarat yang Diminta Pemerintahan

FOKUSLINTAS.com – Pemerintah melalui Dirjen Belmawa memutuskan untuk calon guru harus yang lulusan S 1 ber IPK 3.00.

Direktorat Jenderal Pembelajaran, dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Ismunandar ,di Jakarta Senin (11/11 2019) menjelaskandengan nilai yang tinggi diharapkan pihakmenghasilkan lulusan guru profesional.

Ismunandar  menjelaskan dalam menghadapi perubahan zaman yang cukup pesat, para guru harus meyakinkan siswa bahwa pendidikannya berguna. “Kegiatan belajar mengajar di kelas tidak hanya sekedar sampai selesai proses tetapi juga menyampaikan esensi pembelajaran yang baik karena apa yang tertulis akan diterjemahkan melalui perilaku,” ujarnya.

Guru akan dipersiapkan untuk mengajar dalam tingkatan global tetapi tidak melupakan nilai-nilai nasional serta menerapkan pembelajaran aktif di kelas. Melalui proses PPG Prajabatan yang telah terstandarisasi, seseorang dapat dikatakan layak untuk menjadi guru yang berkualitas sesuai dengan kriteria dari diskusi oleh forum rektor dengan Dirjen Belmawa. 

Hal ini sesuai dengan UU nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
Direktur Pembelajaran, Ditjen Belmawa, Paristiyanti Nurwardani menyampaikan dalam menghasilkan guru-guru yang berkualitas harus melakukan terobosan teknologi dan inovasi dalam bidang pembelajaran. 

Sebanyak 63 rektor LPTK penyelenggara PPG dan didampingi 63 koordinator PPG dari LPTK dan 63 tim IT PPG LPTK ikut dalam pertemuan itu

Kuota Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan tahun 2019, 12.225 mahasiswa dari 13 bidang studi dapat mengikuti PPG Prajabatan di 63 Perguruan Tinggi penyelenggara. Seluruh peserta akan mengikuti seleksi administratif, akademik serta bakat minat kepribadian dan panggilan jiwa.

Harapannya, PPG Prajabatan Mandiri yang sudah disepakati bersama untuk dijalankan dapat membantu para guru untuk memenuhi panggilan jiwanya dengan menjadi guru-guru profesional yang memberikan pembelajaran aktif serta mudah beradaptasi dengan perkembangan zaman.(*)

Editor : Awi

Kont : Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *