Hamili 2 Warganya, Bayan Ngepringan Jenar di Laporkan Polisi

FOKUSLINTAS.com – Kelakuan salah seorang perangkat Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar ini tidak layak dijadikan teladan. Seorang perangkat desa yang menjabat sebagai bayan alias kepala dusun (kadus) diadukan ke pihak kepolisian karena menyelingkuhi dua perempuan hingga salah satunya hamil.

Perangkat desa berinisial Srn, 48, itu ditengarai telah bertindak asusila dengan dua wanita desa setempat. Dua wanita yang diselingkuhinya yakni Dw, 27, yang saat ini hamil 4 bulan dan Tn, 23. Dw dan Tn sebenarnya sudah bersuami. Namun suami mereka merantau ke luar kota.

Awalnya Dw yang bekerja di badan permusyawaratan desa (BPD) setempat sering bertemu dengan Srn di kantor desa. Hingga akhirnya Srn menyelingkuhi Dw dan hamil dengan usia kandungan 4 bulan.

Suami Dw yang baru saja pulang dari berlayar kaget mendengar istrinya hamil dengan orang lain. Suami Dw lantas melabrak Srn untuk meminta penjelasan. Perselingkuhan mereka akhirnya diakui dan dilakukan di tempat wisata kawasan Tawangmangu.

Aksi playboy Srn juga dilakukan pada wanita lain, yakni Tn. Suami Tn berinisial Try, 27, yang juga merantau ke ibu kota bahkan mengambil langkah melapor ke kepolisian. Aksi selingkuh mereka berdua terjadi pada (18/11) lalu di salah satu hotel di kawasan Sidoharjo. 

Geram dengan kelakuan perangkat desa dan istrinya, Try mengadukan perkara tersebut ke Polres Sragen pada Senin (25/11) bersama Sus, suami Dw. ”Saya beranikan lapor ke penegak hukum. Dia sebagai perangkat desa seharusnya mengayomi masyarakat, bukan malah merusak istri orang,” tutur Try.

Tokoh masyarakat setempat Agung Nugroho mengatakan, warga sempat marah dan menggeruduk ke rumah Srn. ”Istri yang mengakui apa yang dilakukan kadus Srn itu. Sehingga membuat suami marah naik pitam. Seketika itu juga warga menggeruduk rumah kadus untuk meminta pertanggungjawaban,” ujar Agung.

Terpisah, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Supardi membenarkan adanya aduan terkait perselingkuhan tersebut. ”Meski baru sebatas aduan, masih dalam lidik dan pendalaman lebih lanjut,” jelas kasat reskrim. (Rad/Fks)

Editor : Awi

Kont : Tim FL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *