Ambyar!! 2 Wanita Yang di Hamili Bayan Ngepringan Jenar Ternyata Anggota BPD

FOKUSLINTAS.com – Seorang Kepala Dusun (Kadus) di Desa Ngepringan, Jenar, Sragen berinisial S dimasa. Pasalnya, S ditengarai telah bertindak asusila dengan dua wanita desa setempat. Diantaranya dengan wanita yang juga anggota BPD desa setempat, Dw (27), hingga hamil.

Selain itu seorang ibu muda, desa setempat Tn (23) juga diselingkuhi.
Beruntung aksi massa itu berhasil direda aparat kepolisian Polsek dan Koramil Jenar.

Oknum Kadus langsung diamankan ke Polsek Jenar untuk menghindari amuk massa. Selain digruduk oknum kadus tersebut, juga dilaporkan suami Tn ke Polsek Jenar, Sragen.

Informasi yang dihimpun, terbongkarnya kasus dugaan perzinahan itu berawal Dw yang dikenal sebagai anggota BPD Desa Ngepringan kebetulan suaminya pergi merantau. Karena kesempatan sering bertemu di kantor desa, Kadus selingkuhi anggota BPD tersebut. Anggota BPD itu sendiri mengaku mendapatkan ancaman atau intimidasi hingga dirinya pasrah hingga akhirnya hamil dengan usia kandungan 4 bulan.

Suami Dw saat pulang dari berlayar, sontak kaget mendengar istrinya
hamil dengan orang lain. Lantas sang suami melabrak ke rumah Kadus
tersebut untuk meminta penjelasan masalah tersebut.

“Sang istri yang mengakui apa yang dilakukan Kadus S itu, membuat
suami anggota BPD Ngepringan sontak marah naik pitam. Seketika itu
juga warga gruduk rumah kadus untuk meminta pertanggung jawabanya,”
tandas Agung Nugroho, tokoh masyarakat Ngepringan, Jenar, Jumat
(29/11/2019).

Prihatinnya, kata Nugroho, karena tahu istrinya diselingkuhi Kadus
hingga hamil, membuat suami anggota BPD tersebut shock berat. Bahkan
untuk sementara Dw anggota BPD Ngepringan, Jenar ini di pulangkan ke
rumah orang tuanya di Wonogiri.

Ulah asusila Kadus S ini juga dilakukan terhadap Tn. Suami Tn berinisial Try (27) juga merantau ke luar kota. Lantas sekitar tanggal (18/11/2019), Kadus tersebut kencani Tn berselingkuh. Kemudian Tn sekitar pukul 09.00 WIB mengendarai motor dan menitipkan kendarannya di Pasar Made, Ngrampal, Sragen dijemput Kadus S dengan mobil. Lantas mereka berduaan menuju salah satu hotel di Sragen, dan berhubungan intim.

“Karena istri saya mengakui perbuatanya dengan kadus tersebut, maka saya memberanikan diri mengadukan persoalan itu pihak kepolisian untuk
ditindak sesuai hukum yang berlaku. Karena saya merasa emosi, kadus
yang seharusnya sebagai teladan dan mengayomi warganya malah merusak istri orang,” kesal Trn.

Saat ini suami anggota BPD Ngepringan dan Trn bersama-sama mencari
keadilan agar oknum kadus yang telah merusak rumah tangga mereka
mendapat sanksi pemecatan dari Bupati Sragen.

Agung Nugroho tokoh masyarakat Jenar membenarkan bahwa di Ngepringan ada kasus oknum perangkat desa selingkuhi anggota BPD desa ngepringan dan satu warga bersuami termasuk tetangga dekat , peristiwa ini sangat memprihatinkan.

“Perangkat desa yang tega selingkuhi warganya dan merusak rumah tangga
orang kebih baik dipecat saja. Karena sikap itu jelas, tidak mencerminkan sebagai punggowo desa,” tandas Agung Nugroho.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasatreskrim AKP Supardi membenarnya adanya aduan tersebut. saat ini kasus tersebut masih dalam lidik dan pendalaman lebih lanjut.

“Meski baru sebatas aduan warga soal kadus yang terlibat asusila maish
dalam lidik dan pendalaman lebih lanjut,” papar AKP Supardi. (Santo)

Editor : Awi

Kont : Tim FL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *