‘LC’ Ogah di Ajak ML, Pria Ini Malah Letupkan Pistol

FOKUSLINTAS.com – Seorang pria di Kota Malang diamankan setelah meletuskan pistol. Kasus ini tengah diselidiki oleh aparat kepolisian.

“Benar, ada kejadian itu. Dan tengah dilakukan penyelidikan,” ucap Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata kepada detikcom di Mapolresta Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jumat pekan kemarin.

Dia mengaku, proses penyelidikan masih berjalan. Untuk itu, belum bisa diketahui lebih jauh terkait kasus tersebut. “Masih dalam penanganan reskrim,” katanya.

Identifikasi jenis senpi juga sedang dilakukan. Termasuk apakah pelaku memiliki dokumen resmi kepemilikan senjata api.

“Identifikasi senpi sudah, hasil sementara bisa kami sampaikan resmi,” imbuh mantan Wakapolrestabes Surabaya ini.

Informasi yang dihimpun menyebutkan peristiwa terjadi di salah satu rumah karaoke di Kota Malang, Kamis malam kemarin. Pelaku yang datang bersama satu teman prianya awalnya menyewa salah satu room untuk berkaraoke. Mereka juga meminta untuk ditemani dua pemandu lagu atau lady copanion (LC) saat itu.

Entah apa yang merasuki, pelaku kemudian memaksa salah satu LC untuk berhubungan intim. Karena menolak, korban memilih keluar dari ruangan. Melihat hal itu, pelaku naik pitam dan kemudian mengeluarkan senpi yang dibawanya. Satu tembakan diletuskan hingga membuat heboh pengunjung lainnya.

“Pelaku marah, ketika ditolak saat mengajak berhubungan intim pemandu lagu. Dan kemudian senpi ditembakkan. Sebelumnya pelaku sempat melemparkan mikrofon ke arah korban” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya ini.

Beruntung aksi brutal pelaku segera bisa dihentikan. Aparat keamanan yang mendapatkan laporan, tak lama langsung datang ke TKP dan mengamankan pelaku. Sejumlah petugas dari Denpom V/3 Brawijaya ikut turun ke lokasi, setelah menerima laporan pelaku mengenakan atribut militer.

Namun setelah dilakukan identifikasi dan pemeriksaan, pelaku ternyata merupakan bos sebuah perusahaan yang berada di luar Jawa. Dan perkara ini pun dilimpahkan kepada aparat kepolisian. (fat/Den)

Editor : Awi

Kont : Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *