Pemilik Nyepelekan, Toserba Wonogiri Akhirnya di Sidak


Sidak di Toserba, Bupati Wonogiri Tuding Pengelola Menyepelekan Banget
Bupati Wonogiri Joko Sutopo.

 

 

FOKUSLINTAS.com — Bupati Wonogiri Joko Sutopo bakal mengambil tindakan tegas terhadap Toserba atau swalayan yang dianggap tidak mendukung program pemerintah dalam upaya perang melawan Corona. Pihaknya juga mengaku sudah memerintahkan dinas terkait untuk memeriksa ulang soal perijinan Toserba yang dianggap menyepelekan kebijakan pemerintah tersebut.

“Seperti Luwes kemarin, ketika kita Sidak menurut saya pengelola menyepelekan banget. Kita berdarah-darah melawan Corona, namun di sana apa kondisinya? Di sana tidak disediakan hand sanitizer, boro-boro masker, antrian berjubel saja, tidak ada petugas yang mengatur jaraknya. Ketika pemerintah mencurahkan energinya untuk memerangi Corona, mereka justru enak-enak. Mohon maaf, ini sama saja Toserba Luwes tidak punya empati. Di kepala mereka hanya ada duit, duit dan duit saja. Padahal pemerintah sudah mengeluarkan imbauan hampir satu bulan, tapi Toserba ini sama sekali tidak ada perubahan,” jelas Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Kamis (26/3).

Menurut Bupati Wonogiri, peran serta seluruh elemen dalam memerangi Virus Corona sangat dibutuhkan. Sehingga, antara program pemerintah dan pengusaha serta masyarakat dalam upaya pencegahan Covid-29 di Wonogiri terjalin sinergitas.

“Sebenarnya itu kan bentuk kepedulian mereka, CSR mereka. Memang kita tidak tutup mata kalau Luwes menyerap tenaga kerja banyak di Wonogiri. Tapi, mana bentuk kepeduliannya, bukan kita mengemis. Tabu bagi seorang Jekek (sapaan akrab Bupati Joko Sutopo —Red) meminta-minta,” ujarnya.

Lebihlanjut Bupati Wonogiri mengatakan, sejak berdirinya Toserba Luwes di Wonogiri belum ada satu bentuk kepedulian pengelola terhadap masyarakat Wonogiri. Oleh sebab itu, pihaknya memerintahkan dinas terkait untuk mengakaji ulang perijinan Toserba tersebut.

“Jadi, dikepalanya itu hanya ada duit, duit dan duit saja. Sama sekali tidak memikirkan nasib orang banyak. Kita akan lihat perijinannya. Kalau ada temuan akan kita tindak tegas. Sebab, semua ada aturan, kita tidak bisa bicara keinginan. Ini berlaku untuk semua kalangan pengusaha, ya Toserba ya swalayan,” terangnya.

Dia berharap agar seluruh Toserba dan swalayan di Wonogiri untuk bersama-sama melawan Corona yang tengah menjangkit di Wonogiri. Bentuk nyata yang harus kalangan pengusaha adalah mendukung program-program pemerintah.

“Bentuk nyata ya sediakan hand sanitizer atau masker,s yukur-syukur nyumbang. Wong Luwes di Wonogiri ini kan sudah bertahun-tahun, mengeruk keuntungan bermiliar-miliar. Kalau kondisinya seperti itu, crazy banget pengelolanya,” tandasnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *