Kasanah Jawa, Inilah 5 Gaya Bercinta dalam Serat Centhini

Foto: ist relief serat centhini

 

FOKUSLINTAS.com, BUDAYA – Serat Centhini merupakan karya masyur yang pernah ada di tanah Jawa. Serat yang ditulis oleh tiga orang pujangga pada awal abad ke-19 atau sekitar 1815 tersebut merupakan syair tembang Jawa tentang romantisme kehidupan Amongraga dan Tambangraras.

Dalam kitab yang berisi 722 tembang itu banyak membicarakan soal seks dan seksualitas antara dua anak manusia. Maka tak heran jika Serat Centhini disebut-sebut lebih erotis daripada Kitab Kamasutra dari India.

Kitab setebal lebih dari 4.000 halam ini tak ketinggalan mengulas perihal posisi nikmat saat bersebadan. Hal itu tentunya bertujuan agar pasangan dapat saling mengekspoitasi bagian tubuh tertentu agar mencapai kenikmatan.

Berikut gaya bercinta maupun trik sebelum berhubungan yang tersurat dalam Serat Centhini :

Pijatan Tubuh

Dalam Tembang 81 menceritakan bagaimana Amongraga memijit telapak kaki Tambangraras. Dalam hal bercinta memijit merupakan bagian dari pemanasan sebelum berhubungan intim. Tak hanya pria saja yang aktif, pasangan perempuan juga wajib melakukan hal sama untuk menambah keintiman.

Mandi Sebelum Berhubungan

Sebelum melakukan hubungan disarankan pasangan untuk membersihkan diri dengan cara mandi. Organ vital juga wajib dibersihkan agar menambah intim saat berhubungan nantinya, bisa pula kedua pasangan menambahkan wewangian di tubuh untuk menambah sensasi.

Berpelukan

Dalam Tembang 22 dituliskan pasangan pria dan perempuan duduk berhadapan. Wanita menundukkan kepala seakan menawarkan diri untuk dipijat lehernya, sementara sang pria maju memeluknya hingga merebahkan pasangan ke tempat tidur dengan perlahan.

Pakaian Minim

Ternyata trik mengenakan pakaian minim sudah dikenal dari zaman dahulu untuk merangsang pasangan. Dengan mengenakan pakaian mini, seorang perempuan akan semakin nyata keindahannya apalagi ketika perlahan saat satu persatu ditanggalkannya.

Dalam Serat Centini tertulis bagaimana pesona perempuan tanpa busana menggoda pasangannya dengan duduk di pinggir ranjang.

Desahan Memacu Hasrat

Desahan seorang perempuan saat di ranjang bukanlah hal yang tabu. Justru suara lembut itu akan menambah fantasi pria untuk semakin melakukan penetrasi.

Pada saat itulah ritme harus dipertahankan dan jangan sampai melakukan hal-hal yang membuat pasangan menjadi kehilangan hasrat. ( Awi )

Editor : Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *